Dorong Kemampuan Berpikir Anak lewat Stimulasi Berbasis Sains
Masa anak usia dini sering disebut sebagai periode emas perkembangan. Di fase inilah otak berkembang sangat cepat, sehingga stimulasi yang tepat memberi dampak besar bagi kemampuan belajar dan berinteraksi anak di kemudian hari.
Kini, pendekatan stimulasi berbasis sains semakin banyak digunakan karena menekankan proses eksplorasi, percobaan sederhana, dan pengalaman langsung, bukan sekadar hafalan.
Stimulasi berbasis sains untuk anak usia dini biasanya dikemas lewat aktivitas yang terasa seperti bermain: mengamati tekstur, mencampur warna, mengenal sebab–akibat, hingga permainan sensorik yang melibatkan sentuhan, suara, dan gerak.
Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, Aninda, S.Psi, M.Psi.T., menjelaskan berbagai manfaat dari stimulasi berbasis sains.
Baca juga: Stimulasi Anak Usia Dini Bergantung pada Sinergi Keluarga dan Layanan PAUD
“Stimulasi berbasis sains melalui eksplorasi, eksperimen, dan permainan sensorik membantu anak mengembangkan kemampuan kognitif, emosional, dan sosial yang seimbang," ujarnya.
Pendekatan ini membantu anak membangun rasa ingin tahu, kemampuan memecahkan masalah, serta keberanian mencoba. Anak juga belajar membuat koneksi antara tindakan dan hasil, sehingga merangsang kemampuannya berpikir logis.
Edutrip ke Hong Kong
Nutrilon Royal berkolaborasi dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menghadirkan Winner’s Squad Adventure to Hong Kong, sebuah program edutrip berbasis sains yang dirancang untuk mengajak anak-anak Indonesia dan orang tua merasakan langsung bagaimana sinergi antara nutrisi seimbang dan stimulasi berbasis sains diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Peraih Nobel Kimia Ungkap Waktu Tepat Mengenalkan STEM pada Anak
Para pemenang Winner?s Squad Adventure to Hong Kong, sebuah program edutrip berbasis sains yang diadakan oleh Nutrilon Royal.
Brand Manager Nutrilon Royal Velan Sorming menjelaskan, program ini menghadirkan pengalaman belajar yang komprehensif melalui eksplorasi berbagai destinasi sains unggulan di Hong Kong.
Ada pun destinasi yang didatangi antara lain Hong Kong Children’s Discovery Museum, Hong Kong Science Museum, Hong Kong Space Museum, hingga Hong Kong Zoological & Botanical Gardens, yang memberikan stimulasi nyata melalui eksperimen interaktif, eksplorasi ruang angkasa, hingga pengenalan sains alam dan keanekaragaman hayati.
"Pada edisi tahun ini, Nutrilon Royal membawa 5 keluarga terpilih yang merupakan pemenang undian dari periode pendaftaran Nutrilon Royal Squad 2025, sebagai bentuk apresiasi kepada keluarga yang telah menunjukkan komitmen terhadap nutrisi dan stimulasi untuk tumbuh kembang anak," katanya.
Ia menambahkan, lewat perjalanan edukatif ini, Nutrilon Royal ingin menunjukkan bagaimana nutrisi unggul dan stimulasi berkelanjutan dapat berjalan beriringan dalam mendukung anak tumbuh lebih kuat, percaya diri, dan siap menjadi anak pemenang di masa depan.
Baca juga: Pengaruh Gadget Terhadap Konsentrasi Belajar Anak, Ini Kata Psikolog
Tag: #dorong #kemampuan #berpikir #anak #lewat #stimulasi #berbasis #sains