Nikita Willy Ungkap Cara Hadapi Anak yang Susah Makan, Jangan Mudah Menuruti Kemauan Anak
Ilustrasi anak sulit makan, ketahui cara mengatasi anak susah makan()
20:10
10 Februari 2026

Nikita Willy Ungkap Cara Hadapi Anak yang Susah Makan, Jangan Mudah Menuruti Kemauan Anak

– Tak bisa dipungkiri, masalah anak susah makan, menjadi salah satu sumber stres bagi banyak orangtua. Perasaan lelah setelah menyiapkan makanan, lalu melihat anak tidak mau menyentuhnya, sering kali memicu emosi dan frustrasi bagi ibu.

Kondisi tersebut juga dialami oleh Nikita Willy. Menurutnya, rasa kesal saat anak menolak makan adalah hal yang sangat manusiawi.

“Rasanya tuh pengin tantrum juga ketika kita sudah capek-capek masak, tapi anaknya tiba-tiba enggak mau makan. Saya ngerti banget perasaan itu, dan itu perasaan yang wajar,” ujar Nikita saat live podcast Expert Boost by Tentang Anak di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026).

Baca juga: Tak Hanya di 1.000 Hari Pertama, Gizi Anak Usia 3-4 Tahun Juga Penting

Tidak Langsung Menuruti Keinginan Anak

Menurut Nikita, penting bagi orangtua untuk mengakui emosinya sendiri saat menghadapi anak yang menolak makan. 

Namun, emosi tersebut sebaiknya tidak langsung dilampiaskan kepada anak.

Ia menilai, ketenangan orangtua justru menjadi kunci agar situasi makan tidak berubah menjadi ajang perdebatan dengan anak.

Nikita memilih untuk tidak langsung mengganti makanan utama dengan camilan atau makanan yang diinginkan anak ketika anak menolak makan.

Baca juga: Ahli Gizi Ini Berhasil Turun Berat Badan 14 Kg Tanpa Diet Ketat dan Tak Fokus pada Timbangan

“Jangan ketika anak enggak mau makan sesuatu yang sudah kita berikan, kita langsung memberikan apa yang dia mau,” jelasnya.

Ia memberi contoh, jika anak sudah disiapkan makanan bergizi tetapi meminta camilan seperti snack, ia akan menjelaskan dengan tegas bahwa camilan baru bisa didapat setelah makanan utama dihabiskan.

“Kalau sudah memberikan makanan yang bergizi tapi dia maunya ciki, aku bilang ‘kamu enggak akan bisa dapatin ciki itu sampai makanan ini habis dulu’,” katanya.

Cara ini dilakukan secara konsisten agar anak memahami batasan dan tidak menjadikan merengek sebagai alat negosiasi.

Baca juga: Nikita Willy Bagikan Cara Kurangi Screen Time Anak Saat Makan

Biarkan Anak Mengenal Rasa Lapar

Nikita juga menilai bahwa anak tidak akan membiarkan dirinya kelaparan. Menurutnya, rasa lapar justru bisa menjadi bagian dari proses belajar anak untuk mengenali kebutuhan tubuhnya.

“Anak enggak mungkin enggak punya rasa lapar. Kadang anak saya itu sok-sok enggak mau makan padahal sebenarnya sudah lapar,” ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, Nikita memilih untuk tidak memaksa. Ia membiarkan anak hingga akhirnya datang sendiri ke meja makan dan makan dengan kesadarannya sendiri.

“Nanti lama-lama anaknya jalan sendiri ke meja makan dan akhirnya makan juga,” tuturnya.

Baca juga: Nikita Willy Sarankan Tak Bandingkan Anak dengan Standar Media Sosial

Tantrum Orangtua Perlu Dikelola, Bukan Dilampiaskan

Terkait kondisi emosional saat menghadapi anak yang menolak makan, Nikita menekankan bahwa orangtua pun wajar merasa kesal atau frustrasi. 

Namun, emosi tersebut perlu dikelola agar tidak berdampak pada anak.

Menurutnya, orangtua tetap boleh mengekspresikan emosi, tetapi tidak di hadapan anak. Dengan begitu, anak tidak melihat kemarahan sebagai bentuk komunikasi atau alat untuk menyelesaikan masalah.

“Tantrum enggak apa-apa, tapi tantrumnya di kamar saja, jangan di depan anak,” saran Nikita.

Nikita menilai, pengelolaan emosi orangtua menjadi bagian penting dalam proses pengasuhan agar anak dapat belajar menghadapi situasi dengan cara yang lebih sehat.

Baca juga: Hindari Kebiasaan Memanaskan Makanan, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Konsistensi Membentuk Kebiasaan

Dengan pendekatan yang konsisten, Nikita mengaku anaknya kini jarang menolak makan. Anak memahami bahwa makanan utama harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum mendapatkan hal yang diinginkan.

“Alhamdulillah sampai sekarang anak aku enggak pernah menolak makan karena dia tahu dia enggak akan dapat apa yang dia mau sebelum menghabiskan makanannya,” ujarnya.

Menurut Nikita, kebiasaan makan tidak terbentuk dalam waktu singkat. Diperlukan kesabaran, ketegasan, dan konsistensi agar anak dapat belajar mengenali aturan makan dengan baik.

Tag:  #nikita #willy #ungkap #cara #hadapi #anak #yang #susah #makan #jangan #mudah #menuruti #kemauan #anak

KOMENTAR