Produksi Migas Naik, Kinerja Keuangan PEP Zona 4 Tetap Solid
– Peningkatan produksi minyak dan gas bumi menjadi penopang utama kinerja keuangan PT Pertamina EP Zona 4 sepanjang 2025. Efisiensi biaya operasi turut menjaga kinerja perusahaan tetap solid di tengah tantangan industri energi.
“Dengan tetap mengedepankan efisiensi dan keandalan operasi, PEP Zona 4 terus menjaga kinerja keuangan agar tetap solid sekaligus mendukung pasokan energi nasional,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto, di Prabumulih, melalui keterangan pers, Selasa (10/2/2026).
Sepanjang 2025, pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) PT Pertamina EP Zona 4 tercatat sebesar 887,44 juta dollar AS atau sekitar Rp 14,65 triliun. Realisasi ini melampaui target yang ditetapkan perusahaan sebesar 865,96 juta dollar AS atau setara Rp 14,29 triliun.
Capaian tersebut dicatat seiring dengan pengelolaan operasi produksi migas yang lebih efisien dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan menekan berbagai komponen biaya agar tetap berada di bawah target yang ditetapkan.
Baca juga: Dongkrak Produksi Migas, Pertamina EP Pangkalan Susu Bor Sumur Baru
Efisiensi Biaya Produksi dan Operasi
Biaya produksi migas PT Pertamina EP Zona 4 pada 2025 tercatat sebesar 9,37 dollar AS per barrel setara minyak (BOE) atau sekitar Rp 154.605 per BOE. Angka ini lebih rendah dibandingkan 2024 yang berada di level 10,49 dollar AS per BOE atau sekitar Rp 173.085 per BOE.
Sementara itu, biaya operasi pada 2025 tercatat sebesar 11,18 dollar AS per BOE atau sekitar Rp 184.470 per BOE. Biaya ini juga lebih efisien dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 11,63 dollar AS per BOE atau setara Rp 191.895 per BOE.
Efisiensi biaya tersebut menjadi salah satu faktor yang menjaga margin usaha tetap terjaga, meski perusahaan terus meningkatkan aktivitas produksi di sejumlah wilayah kerja.
Kinerja biaya yang lebih terkendali ini berjalan seiring dengan strategi optimalisasi lapangan migas yang dijalankan secara berkelanjutan oleh perusahaan.
Baca juga: PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD Sepanjang 2025
Produksi Migas Tumbuh Sepanjang 2025
Kinerja keuangan yang solid tersebut ditopang oleh peningkatan produksi migas di Zona 4. Produksi minyak tercatat mencapai 27.642 barrel per hari (BOPD), meningkat 6,6 persen dibandingkan realisasi 2024.
Sementara itu, produksi gas bumi sepanjang 2025 mencapai 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), memperkuat kontribusi Zona 4 terhadap pasokan energi nasional.
“Pertumbuhan produksi migas menjadi fondasi penting bagi kinerja keuangan perusahaan. Melalui pengelolaan biaya yang disiplin dan optimalisasi lapangan secara berkelanjutan, PEP Zona 4 mampu menjaga kinerja operasional dan keuangan tetap solid,” ujar Djudjuwanto.
PT Pertamina EP Zona 4 merupakan bagian dari PHR Regional Sumatra Zona 4 yang mengoperasikan tujuh wilayah kerja, yakni PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.
Wilayah kerja tersebut tersebar di Kota Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten di Sumatra Selatan, di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan.
Tag: #produksi #migas #naik #kinerja #keuangan #zona #tetap #solid