NVIDIA dan Perebutan Memori AI Dunia: Diplomasi Jensen Huang Mengamankan HBM4 dari Samsung dan SK Hynix
Jensen Huang, CEO NVIDIA (WCCFTECH)
22:40
10 Februari 2026

NVIDIA dan Perebutan Memori AI Dunia: Diplomasi Jensen Huang Mengamankan HBM4 dari Samsung dan SK Hynix

NVIDIA kini menjadi aktor sentral dalam persaingan global atas pasokan high-bandwidth memory (HBM), terutama generasi teranyar HBM4, yang sangat penting bagi akselerator kecerdasan buatan (AI). Nilai strategis HBM4 meningkat seiring lonjakan permintaan AI di seluruh dunia, mendorong CEO NVIDIA Jensen Huang memperkuat hubungan dengan dua raksasa memori Korea, Samsung Electronics dan SK hynix

HBM4 adalah memori berkecepatan sangat tinggi yang dirancang untuk GPU dan server AI mutakhir seperti platform Vera Rubin milik NVIDIA. Sementara itu, DRAM—memori utama yang menyimpan data sementara saat komputer bekerja—tengah langka secara global, sehingga HBM4 kini menjadi komponen paling strategis dan paling diperebutkan di industri semikonduktor.

Dalam beberapa bulan terakhir, Huang secara sengaja menjalin pertemuan intensif dengan pimpinan Samsung dan SK Group untuk memperkuat kerja sama strategis di balik layar. Seperti dilansir WCCFTech, Selasa (10/2/2026), pertemuan tersebut tercatat membahas ekspansi pasokan HBM4 serta produk memori lainnya seperti SOCAMM, dengan tujuan memastikan ketersediaan jangka panjang bagi NVIDIA di tengah ketidakpastian rantai pasok global. 

Pendekatan Huang bukan sekadar hubungan personal. Para analis melihat bahwa langkah tersebut adalah bagian dari strategi NVIDIA mengamankan pasokan. Menurut laporan TrendForce, NVIDIA diperkirakan akan memesan sekitar dua pertiga kebutuhan HBM4-nya dari SK hynix, dengan Samsung berupaya masuk sebagai pemasok signifikan berikutnya. 

Interaksi Huang dengan pemimpin industri juga mencakup permintaan percepatan pasokan. Reuters mencatat bahwa Huang pernah meminta SK hynix untuk mempercepat pengiriman HBM4 hingga enam bulan lebih cepat daripada jadwal awal, sebuah langkah yang mencerminkan urgensi NVIDIA mengamankan rantai pasok memori bagi produknya. 

Samsung sendiri telah mencapai kemajuan penting dalam produksi HBM4. Laporan industri menyebut bahwa Samsung berhasil menyelesaikan uji kualifikasi akhir HBM4 dan akan mengirimkan HBM4 pertama ke NVIDIA, menjadikannya pemasok HBM4 dunia yang siap memasuki fase pengiriman massal awal.

"Kami telah menerima pesanan setelah lulus uji akhir awal bulan ini," kata Wakil Ketua Samsung, menunjukkan bahwa HBM4 siap diproduksi untuk aplikasi AI paling canggih. 

Samsung juga mendapat sanjungan dari pelanggan karena kemajuan teknologinya. Seorang eksekutif senior Samsung mengatakan bahwa adaptasi teknologi mereka yang lebih maju telah menghasilkan memori dengan kecepatan sangat tinggi, mencatat hasil uji yang kuat dari NVIDIA.

"HBM4 kami menunjukkan hasil kinerja tertinggi di industri," ungkapnya, menggarisbawahi kesiapan Samsung untuk bersaing di level tertinggi pasar memori AI. 

Sementara itu, SK hynix memanfaatkan keunggulan sebagai pemasok terdepan HBM3 dan HBM4. Perusahaan ini sudah mulai menyediakan sampel HBM4 kepada klien global, termasuk NVIDIA, sebagai bagian dari persiapan massal produksi.

"Kami berada di jalur yang tepat untuk memastikan produksi massal berjalan lancar," ujar Presiden SK hynix tentang ekspansi kapasitasnya dalam mendukung permintaan industri. 

Para analis industri menilai bahwa dominasi pasokan HBM4 bukan hanya soal volume produksi, tetapi juga mengenai kemampuan manufaktur dan kestabilan pasokan di tengah permintaan yang terus meningkat. Ketika harga DRAM dan HBM melonjak akibat tekanan pasar, penguasaan HBM4 menjadi indikator kekuatan kompetitif perusahaan semikonduktor besar, tidak hanya di Amerika Serikat dan Korea, tetapi di seluruh jaringan produksi global. 

Diplomasi Huang dengan Samsung dan SK Group menunjukkan bahwa di era AI, kontrol terhadap komponen strategis melalui kerja sama tingkat tinggi sama pentingnya dengan kemampuan teknologi itu sendiri. Pendekatan ini memperkuat posisi NVIDIA dalam rantai pasok global dan menunjukkan bahwa strategi diplomasi industri kini menjadi bagian tak terpisahkan dari dominasi teknologi dunia. 

Editor: Candra Mega Sari

Tag:  #nvidia #perebutan #memori #dunia #diplomasi #jensen #huang #mengamankan #hbm4 #dari #samsung #hynix

KOMENTAR