Bingung Mau Pakai Baju Apa saat Imlek Nanti? Ini 4 Pakaian Tradisional dan Modern Khas Tiongkok untuk Inspirasi
- Setiap budaya memiliki pakaian tradisional unik yang mencerminkan jati diri mereka. Menariknya, ada pakaian yang tetap eksis dalam keseharian, namun ada pula yang kini hanya disimpan untuk momen-momen istimewa.
Begitu pula dengan masyarakat Tionghoa. Pakaian tradisional mereka sangat beragam dan terus berevolusi mengikuti pergantian dinasti serta perkembangan zaman.
Untuk mengenal lebih dalam, artikel ini akan mengulas beberapa pakaian tradisional Tiongkok yang paling populer dan sering kita jumpai hingga saat ini.
Hanfu
Kate Yang menuliskan di blognya, Hanfu (yang berarti 'pakaian Han') adalah pakaian tradisional khas etnis Han. Pakaian ini sudah ada sejak 3000 tahun yang lalu pada Dinasti Shang (1600-1046 SM).
Biasanya pakaian ini berisikan tunik sepanjang lutut dan rok sepanjang mata kaki. Biasanya tunik akan diikat dengan tali bernama yi, serta rok akan ditutupi dengan apron (bixi).
Hanfu juga mengalami perkembangan dan perubahan melalui berbagai dinasti. Pada Dinasti Tang, bagian leher lebih terlihat. Sedangkan pada Dinasti Song dan Ming, orang-orang lebih menyukai pakaian yang konservatif, sehingga ada berbagai lapisan baju lainnya.
Pada Dinasti Qing, orang-orang lebih menyukai pakaian qipao yang lebih sederhana, sehingga hanfu perlahan-lahan terlupakan. Namun pada tahun 2000an, hanfu kembali muncul.
Qipao atau Cheongsam
Dilansir dari China Highlights, qipao atau cheongsam adalah salah satu pakaian tradisional Tiongkok yang paling populer.
Qipao adalah versi modern dari sebuah pakaian panjang bernama changpao dari Dinasti Qing (1644-1912). Pakaian ini awalnya dikenakan oleh orang-orang etnis Manchu (Qi), maka dari itu pakaian ini dinamai qipao.
Ada tiga gaya qipao yang ada: Beijing, Shanghai dan Hongkong. Gaya Beijing memiliki warna yang cenderung lebih cerah dan memiliki hiasan pola rumit, selain itu juga lebih konservatif daripada dua gaya lainnya.
Gaya Shanghai cenderung lebih modern sehingga lebih mudah untuk dijual di pasaran. Karena itu, memiliki elemen yang lebih kebarat-baratan.
Gaya Hongkong sangat dipengaruhi oleh pakaian gaya Eropa. Lengan cheongsam gaya ini lebih pendek dan memiliki dekorasi yang lebih sederhana.
Tangzhuang atau Setelan Tang
Setelan Tang adalah sebuah jaket bergaya Tang yang memiliki model set kancing anyaman tali yang khas di tengah baju, serta kerah mandarinnya.
Diberi nama Tangzhuang bukan karena berasal dari Dinasti Tang (618-907), tapi berasal dari Dinasti Qing. Baju ini juga adaptasi dari magua (baju kuda) dari etnis Manchu.
Tangzhuang tradisional biasanya terbuat dari sutra atau kain yang menyerupainya. Serta memiliki bordiran simbol atau aksara Mandarin.
Pada awalnya, baju ini menjadi populer sebagai pakaian formal modern Tiongkok pada awal abad ke 20. Baju ini juga mendapatkan perhatian internasional pada pertemuan APEC 2001.
Setelan Zhongshan atau Mao
Bagi para laki-laki, setelah Mao dapat menjadi andalan mereka. Setelan ini diperkenalkan dan diadvokasikan oleh Dr Sun Yat-sen (Sun Zhongshan dalam bahasa Mandarin).
Desain setelan ini menggabungkan gaya Tionghoa dan Barat dengan baik. Biasanya setelan ini hanya memiliki lima kancing depan dan tiga kancing pada lengannya.
Ia juga memiliki banyak kantong di bagian depannya, dua kantong dada dan dua kantong bawah. Keempat kantong ini menyimbolkan 4 nilai utama: kesopanan, keadilan, integritas dan kehormatan.
Setelan ini dapat dikenakan ke berbagai acara karena bentuk simetris, sifatnya yang elegan dan sederhana.
Tag: #bingung #pakai #baju #saat #imlek #nanti #pakaian #tradisional #modern #khas #tiongkok #untuk #inspirasi