3 Pantangan dan 3 Anjuran Makanan Sahur agar Tubuh Tetap Kuat Saat Menjalankan Ibadah Puasa
Sahur merupakan waktu makan penting bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa selama Ramadan.
Oleh karena itu, pemilihan jenis makanan yang tepat perlu menjadi perhatian agar puasa dapat dijalani dengan optimal.
Berikut 3 pantangan dan 3 anjuran makanan untuk dimakan saat sahur agar tubuh tetap kuat saat menjalankan ibadah puasa, seperti dilansir dari laman Masnad Health Clinic pada Kamis (29/1).
Makanan yang Dihindari untuk Dimakan Saat Sahur
- Makanan Asin
Makanan tinggi garam sebaiknya dihindari saat sahur karena dapat meningkatkan rasa haus sepanjang hari.
Konsumsi natrium berlebih juga berpotensi menaikkan tekanan darah dan mengganggu keseimbangan cairan tubuh.
Beberapa contoh makanan asin yang sering dikonsumsi saat sahur adalah mi instan, keju asin, acar, dan makanan ringan olahan.
Mengurangi penggunaan garam serta memilih produk dengan kadar natrium rendah menjadi langkah yang dianjurkan.
- Makanan Tinggi Lemak Jenuh
Makanan tinggi lemak jenuh, terutama hasil gorengan, dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan rasa tidak nyaman.
Jenis makanan ini juga berisiko memicu mulas, refluks asam, dan peradangan pada saluran cerna.
Selain itu, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan selama Ramadan. Lemak jenuh dari mentega, daging olahan, dan produk susu tinggi lemak sebaiknya dibatasi.
- Makanan Mengandung Gula Sederhana
Makanan manis dengan kandungan gula sederhana memberikan energi dalam waktu singkat.
Namun, energi tersebut cepat habis dan dapat menyebabkan rasa lemas beberapa jam setelah sahur.
Lonjakan gula darah yang tinggi juga memicu pelepasan insulin berlebih sehingga tubuh cepat merasa lelah. Contohnya meliputi kue manis, sereal olahan, serta karbohidrat putih rendah serat.
Makanan yang Dianjurkan untuk Dikonsumsi Saat Sahur
- Karbohidrat Gandum Utuh
Karbohidrat gandum utuh merupakan sumber energi yang dilepaskan secara perlahan oleh tubuh. Jenis karbohidrat ini membantu menjaga kestabilan gula darah selama berpuasa.
Kandungan seratnya juga memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan pencernaan. Contohnya meliputi nasi merah, roti gandum utuh, oat, dan sereal tinggi serat.
- Makanan Kaya Protein
Protein berperan penting dalam memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga massa otot. Asupan protein juga membantu menekan rasa lapar lebih lama selama puasa.
Sumber protein rendah lemak lebih dianjurkan untuk menghindari kelebihan lemak jenuh.
Pilihan yang baik antara lain ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.
- Buah dan Sayuran
Buah dan sayuran mengandung serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kandungan air yang tinggi membantu menjaga hidrasi selama puasa.
Konsumsi buah dan sayuran juga mendukung sistem pencernaan dan mengurangi risiko sembelit.
Beberapa pilihan yang cocok saat sahur antara lain pisang, kurma, mentimun, tomat, dan jeruk.
Tag: #pantangan #anjuran #makanan #sahur #agar #tubuh #tetap #kuat #saat #menjalankan #ibadah #puasa