Dokter Ini Berhasil Turunkan Berat Badan 57 Kg dalam 18 Bulan Tanpa Obat
Dokter spesialis obesitas Kevin Gendreau berhasil menurunkan 57 kg dalam 18 bulan setelah memutuskan untuk mengubah gaya hidupnya secara total.
Dengan mengadopsi diet rendah karbohidrat, intermittent fasting, dan rutinitas olahraga harian, Gendreau berhasil mengatasi masalah kesehatan serius seperti diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi, serta mendapatkan kembali kesehatannya yang sempat terancam.
Baca juga: Kisah Diet Insinyur Zoom, Berhasil Menurunkan Berat Badan 54 Kg demi Mengalahkan Asma
Menghadapi obesitas dan masalah kesehatan
Pada usia 27 tahun, Gendreau menghadapi kenyataan pahit saat didiagnosis dengan diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, sleep apnea, dan penyakit hati.
Meskipun seorang dokter keluarga yang sering memberikan nasihat kepada pasien mengenai bahaya obesitas, ia sendiri terjebak dalam pola hidup tidak sehat akibat stres pekerjaan.
“Bekerja sebagai dokter dengan jam panjang membuat saya sering makan sembarangan. Saya stress eating, mengonsumsi makanan cepat saji dan camilan manis tanpa menyadari dampaknya,” kata Gendreau, seperti dikutip dari Men's Health.
Kondisi kesehatan yang semakin memburuk memaksanya untuk berhadapan dengan kenyataan dan mulai berubah.
Momen yang mengubah hidupnya datang ketika Gendreau kehilangan adik perempuan tercinta, Rachel, yang meninggal karena kanker.
“Saya merasa saya harus menunjukkan diri sehat untuk keluarga saya, untuk anak-anak Rachel,” ungkap Gendreau mengenang adiknya yang sangat berpengaruh dalam membuat keputusan hidupnya.
Baca juga: Cara Sopir Truk Ini Berhasil Turun Berat Badan 34 Kg Tanpa Diet Ketat
Langkah-langkah diet untuk menurunkan berat badan
Ilustrasi obesitas. Dengan perubahan gaya hidup yang sederhana namun efektif, dokter ini berhasil menurunkan 57 kg dalam 18 bulan, tanpa perlu obat-obatan.
Gendreau memanfaatkan pengetahuan medisnya untuk merancang program penurunan berat badan yang sesuai dengan kebutuhannya.
Ia mulai dengan mengubah pola makan, menggantikan karbohidrat olahan dengan makanan utuh yang kaya akan protein, lemak sehat, dan serat.
“Ini bukan tentang mengurangi jumlah kalori, tetapi tentang memilih makanan berkualitas. Saya fokus pada protein, lemak sehat, dan sayuran,” ujarnya.
Ia juga mengadopsi metode intermittent fasting (puasa berselang), dengan jendela makan yang dimulai pukul 12 siang hingga 6 sore. Setelah itu, ia berpuasa hingga siang keesokan harinya.
Dengan pendekatan ini, ia berhasil menurunkan berat badan secara konsisten, tanpa merasa tertekan untuk membatasi makan dengan cara yang ekstrem.
Baca juga: Berhasil Menurunkan Berat Badan 85 Kg Tanpa Diet Ekstrem, Pria Ini Merasa 10 Tahun Lebih Muda
Olahraga jadi kunci perubahan
Selain diet, Gendreau juga berkomitmen untuk berjalan kaki antara 10.000 hingga 15.000 langkah setiap hari.
Ia mulai menyisipkan aktivitas fisik di sela-sela kesibukannya sebagai dokter, seperti berjalan kaki setelah makan malam atau saat istirahat siang. Bahkan, ia memilih untuk naik tangga ketimbang menggunakan lift.
“Olahraga bukan hanya soal penurunan berat badan, tetapi juga menjaga kesehatan mental. Aktivitas fisik memberi saya rasa kontrol, terutama saat saya merasa hidup terlalu berat,” ujarnya.
Baca juga: Diet Mediterania Paling Efektif Menurunkan Berat Badan Menurut Hasil Riset Ilmiah
Hasil transformasi fisik dan mental
Dalam waktu 18 bulan, Gendreau berhasil menurunkan 57 kg dengan pendekatan yang terkontrol.
Berbagai masalah kesehatan yang ia alami, seperti diabetes tipe 2, sleep apnea, dan penyakit hati, kini berada dalam kondisi remisi.
“Perubahan ini bukan hanya fisik, tetapi mental. Saya merasa lebih kuat, lebih sehat, dan lebih percaya diri dari sebelumnya,” ujar Gendreau.
Keberhasilan ini juga memberikan dampak positif pada hubungan pribadi Gendreau, semakin mempererat ikatan dengan keluarga dan suaminya.
Baca juga: Strategi Diet yang Efektif Menurunkan Berat Badan di Usia 40-an Menurut Dokter
Pentingnya perubahan gaya hidup yang berkelanjutan
Gendreau mengajarkan kita bahwa perubahan gaya hidup yang berkelanjutan jauh lebih penting daripada sekadar mengejar angka di timbangan.
“Saya belajar bahwa penurunan berat badan bukanlah ujian kehendak, melainkan proses yang melibatkan biologi, lingkungan, dan penyembuhan,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga berbagi tips bagi mereka yang ingin memulai perubahan gaya hidup sehat.
“Mulailah dari yang kecil, fokus pada satu perubahan sekaligus, dan temukan alasan yang lebih dalam selain sekadar angka di timbangan. Ketika motivasi kita berasal dari sesuatu yang lebih bermakna, kita menjadi lebih tahan banting dalam menghadapi tantangan,” kata Gendreau.
Gendreau kini berkomitmen untuk mempertahankan berat badannya dan melanjutkan hidup sehat demi keluarga dan pasien-pasiennya.
Keberhasilannya dalam penurunan berat badan juga menginspirasi banyak orang untuk mengubah gaya hidup mereka.
Baca juga: Diet Air Putih Efektif Menurunkan Berat Badan, tapi Berisiko bagi Jantung
Tag: #dokter #berhasil #turunkan #berat #badan #dalam #bulan #tanpa #obat