Tren Pernikahan 2026, Ballroom Hotel Jadi Venue Pilihan Banyak Calon Pengantin
Ilustrasi pernikahan. (PIXABAY/PEXELS)
23:20
24 Januari 2026

Tren Pernikahan 2026, Ballroom Hotel Jadi Venue Pilihan Banyak Calon Pengantin

– Tren pernikahan 2026 menunjukkan perubahan menarik dalam pemilihan lokasi acara. Ballroom hotel dengan jumlah tamu menengah kini menjadi pilihan yang paling banyak diincar oleh calon pengantin.

Menurut Wedding Survey Report yang dirilis oleh Bridestory, venue jenis ini dianggap mampu menghadirkan keseimbangan antara kemewahan, kenyamanan, serta kapasitas tamu yang ideal.

Tidak terlalu besar, namun tetap cukup luas untuk menciptakan suasana pernikahan yang meriah sekaligus intim.

Head of Marketing Bridestory, Natasza Kurniawan menjelaskan, laporan ini disusun untuk membantu pelaku industri memahami karakter calon pengantin masa kini.

“Dari data Wedding Survey Report ini, Bridestory ingin membantu para vendor dan pelaku industri pernikahan memahami perilaku, preferensi, serta ekspektasi calon pengantin masa kini secara lebih mendalam,” jelas Natasza, seperti dikutip dari siaran pers Bridestory, Sabtu (24/1/2026).

Data ini tidak hanya memetakan tema dan warna, tetapi juga menggambarkan bagaimana pasangan merencanakan pernikahan, mengambil keputusan, hingga apa yang mereka anggap paling penting dalam sebuah perayaan pernikahan.

Ballroom hotel masih jadi venue pernikahan impian

Berdasarkan data yang terkumpul, ballroom hotel menjadi pilihan utama bagi sebagian besar responden.

Sebanyak 48,6 persen calon pengantin memilih ballroom hotel sebagai tempat pernikahan impian mereka.

Popularitas ballroom hotel tidak lepas dari kemampuannya menghadirkan kesan mewah, fasilitas lengkap, serta kapasitas ruang yang fleksibel untuk berbagai skala acara.

Ballroom hotel dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan pasangan yang menginginkan pernikahan formal dengan sentuhan elegan.

Selain itu, layanan terpadu seperti katering, dekorasi, hingga sistem tata cahaya dan suara membuat ballroom hotel menjadi pilihan praktis.

Pasangan tidak perlu terlalu banyak mengoordinasikan berbagai vendor secara terpisah, karena sebagian besar kebutuhan sudah tersedia dalam satu lokasi.

Meski ballroom hotel berada di posisi teratas, gedung atau aula serbaguna juga cukup diminati. Sebanyak 30 persen responden memilih venue jenis ini.

Gedung serbaguna dianggap sebagai alternatif yang menarik bagi pasangan yang ingin tetap mengadakan pernikahan formal, namun dengan anggaran yang lebih terjangkau.

Fleksibilitas ruang dan biaya sewa yang relatif lebih murah menjadi pertimbangan utama.

Sementara itu, area outdoor seperti taman, pantai, atau lokasi terbuka lainnya dipilih oleh 10 persen responden.

Angka ini menunjukkan adanya minat yang terus meningkat terhadap pernikahan yang lebih santai dan intim. Venue outdoor memberikan pengalaman yang berbeda, dengan suasana alam yang menjadi latar utama perayaan.

Meski demikian, faktor cuaca dan logistik masih menjadi pertimbangan besar bagi banyak pasangan.

Skala pernikahan menengah paling banyak dipilih

Selain jenis venue, jumlah tamu undangan juga menjadi faktor penting dalam perencanaan pernikahan.

Data menunjukkan bahwa mayoritas responden, yaitu 42 persen, memilih untuk mengundang 101–300 tamu.

Pernikahan skala menengah ini dinilai ideal karena memungkinkan pasangan menjaga suasana yang tetap intim, namun tetap terasa meriah.

Pernikahan dengan jumlah tamu 101–300 orang memberikan ruang bagi pasangan untuk mengundang keluarga, kerabat dekat, dan teman-teman terpenting tanpa harus menghadapi kompleksitas acara berskala besar.

Ballroom hotel dengan kapasitas menengah pun menjadi pilihan yang paling sesuai untuk kebutuhan ini.

Disusul oleh kategori tamu 301–500 orang yang dipilih oleh 31,2 persen responden. Skala ini masih tergolong cukup besar dan umumnya membutuhkan ballroom hotel dengan kapasitas lebih luas.

Kemudian, 12,7 persen responden memilih untuk mengundang 501–1.000 tamu, sementara 3,3 persen lainnya merencanakan pernikahan dengan jumlah tamu lebih dari 1.000 orang.

Di sisi lain, terdapat juga pasangan yang memilih pernikahan dalam skala kecil. Sebanyak 3,5 persen responden memilih micro wedding dengan jumlah undangan di bawah 50 orang.

Meski jumlahnya tidak besar, pilihan ini menunjukkan bahwa sebagian pasangan menginginkan perayaan yang sangat intim dan personal, dengan fokus pada kualitas interaksi bersama orang-orang terdekat.

Lebih lanjut, Natasza menegaskan, insight dari Wedding Survey Report diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh pelaku industri pernikahan.

“Dengan insight ini, kami berharap para vendor dan juga kami sebagai wedding platform dan marketplace terbesar di Indonesia dapat menyusun strategi, layanan, inovasi, produk,” ujarnya.

Tag:  #tren #pernikahan #2026 #ballroom #hotel #jadi #venue #pilihan #banyak #calon #pengantin

KOMENTAR