Ramadan Mubarak Artinya Apa? Ini Perbedaannya dengan Ramadan Kareem
Ilustrasi ramadan (pixabay/Syaibatulhamdi)
13:23
23 Januari 2026

Ramadan Mubarak Artinya Apa? Ini Perbedaannya dengan Ramadan Kareem

Baca 10 detik
  • Ramadan Mubarak berarti "Ramadan yang diberkati" atau "penuh berkah".
  • Ucapan ini fokus pada doa, rahmat, dan pahala selama bulan puasa.
  • Berbeda dengan Ramadan Kareem, yang menekankan kemurahan hati dan semangat berbagi.

Bulan Ramadan menjadi salah satu momentum paling berarti bagi umat Islam. Di bulan ini, Muslim diwajibkan menjalankan puasa, meningkatkan ibadah, serta memperbanyak amal kebaikan.

Menjelang bulan suci, banyak orang saling mengirim ucapan selamat, salah satunya "Ramadan Mubarak" yang lazim dipakai untuk menyapa teman, keluarga, atau rekan kerja yang sedang berpuasa.

Namun, sebenarnya "Ramadan Mubarak" artinya apa? Apakah ucapan ini sama dengan "Ramadan Kareem", yang juga sering digunakan umat Islam selama bulan Ramadan?

Ramadan tiba tapi belum bayar utang puasa, harus bagaimana? (freepik) PerbesarIlustrasi Ramadan (Freepik)

Ramadan Mubarak Artinya Apa?

Menurut KBBI, istilah "Ramadan Mubarak" berasal dari dua kata, yakni Ramadan dan mubarak. Ramadan adalah bulan ke-9 dalam kalender Hijriah, di mana umat Islam yang sudah baligh diwajibkan untuk berpuasa. Sementara itu, mubarak berarti mendapat berkat.

Dengan demikian, ucapan "Ramadan Mubarak" dapat dipahami sebagai "Ramadan yang penuh berkah" atau "Ramadan yang diberkati".

Secara lebih luas, mengucapkan "Ramadan Mubarak" juga mengandung doa agar penerimanya memperoleh rahmat, kebaikan, dan pahala selama bulan puasa.

Menurut situs Ummah, kata "mubarak" memiliki akar dari bahasa Arab yang menekankan kebaikan dan keberkahan. Hal ini menunjukkan bahwa ucapan "Ramadan Mubarak" lebih bersifat spiritual, bukan hanya sekadar formalitas.

Ucapan ini fleksibel digunakan, baik di awal Ramadan, sepanjang bulan puasa, hingga menjelang Idulfitri. "Ramadan Mubarak" bisa disampaikan melalui percakapan langsung, pesan singkat, kartu ucapan, hingga media sosial.

Secara keseluruhan, "Ramadan Mubarak" merupakan ungkapan hangat yang mempererat silaturahmi dan membangun semangat positif selama bulan suci.

Perbedaan dengan Ramadan Kareem

Selain "Ramadan Mubarak", ucapan lain yang sering terdengar adalah "Ramadan Kareem". Meski keduanya terdengar mirip, makna dan fokusnya berbeda.

"Ramadan Mubarak" menekankan keberkahan, pahala spiritual, dan rahmat Allah yang dianugerahkan selama puasa.

Sementara itu, "Ramadan Kareem" lebih menyoroti kemurahan hati, semangat memberi, dan kebaikan yang dianjurkan selama bulan Ramadan.

Secara harfiah, "kareem" berarti murah hati atau berlimpah. Jika seseorang mengucapkan "Ramadan Kareem", jawaban yang tepat adalah "Allah Akram" yang berarti "Allah Maha Pemurah", menegaskan bahwa kebaikan dan kemurahan selama Ramadan berasal dari Allah.

Beberapa ulama menyarankan untuk lebih sering menggunakan "Ramadan Mubarak" karena keberkahan dan rahmat datang dari Allah, bukan bulan itu sendiri.

Namun, "Ramadan Kareem" tetap digunakan oleh sebagian orang sebagai doa dan harapan akan kebaikan yang melimpah selama bulan suci, asalkan niatnya benar.

Dalam praktik sehari-hari, "Ramadan Mubarak" lebih fleksibel dan populer, cocok untuk konteks formal maupun non-formal.

Sementara itu, "Ramadan Kareem" lebih sering digunakan pada situasi resmi atau untuk menekankan nilai kemurahan hati.

Editor: Yasinta Rahmawati

Tag:  #ramadan #mubarak #artinya #perbedaannya #dengan #ramadan #kareem

KOMENTAR