Sesal Mikel Arteta Setelah Arsenal Dilibas MU: Tak Biasa, Menyakitkan...
KOMPAS.com - Mikel Arteta menantang Arsenal untuk menunjukkan karakter mereka setelah kalah 2-3 dari Manchester United.
Untuk pertama kali sejak Mei 2025, Arsenal merasakan kekalahan di Stadion Emirates dalam partai Liga Inggris.
Hasil Arsenal vs Man United 2-3, dalam rangkaian laga pekan ke-23 Liga Inggris 2025-2026 yang digelar pada Minggu (25/1/2026).
Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol bunuh diri bek MU, Lisandro Martinez (29').
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama begitu Bryan Mbeumo (37') mencetak gol jelang turun minum, memanfaatkan kesalahan operan Martin Zubimendi.
Memasuki babak kedua, Manchester United berbalik unggul lewat tendangan jarak jauh Patrick Dorgu (50') menyusul kerja sama apik dengan Bruno Fernandes.
Arsenal kemudian berhasil menyamakan skor pada menit ke-84 ketika Mikel Merino mampu memaksimalkan kemelut di kotak penalti MU dalam sebuah situasi sepak pojok.
Namun, hanya beberapa menit berselang, Matheus Cunha (87') kembali mengejutkan publik Emirates dengan tembakan keras melengkung yang bersarang ke pojok kanan gawang Arsenal.
Gol Cunha tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Manchester United dan membuat Arsenal harus menelan kekalahan menyakitkan di kandang sendiri.
Akibat hasil itu, Arsenal kini hanya unggul empat poin atas Manchester City yang berada di peringkat kedua dan Aston Villa di posisi ketiga.
Aston Villa memanaskan jalur juara setelah meraih kemenangan 2-0 atas Newcastle United pada hari yang sama.
“Selisihnya sangat kecil dan kami membuatnya menjadi lebih kecil lagi, sekarang kami harus bereaksi dan melihat kami ini terbuat dari apa,” kata Artet.
Pelatih asal Spanyol itu mengakui performa timnya berada di bawah standar yang biasanya mereka tunjukkan sepanjang musim.
“Hari ini kami tidak berada di level kami dan kami membayar harganya, kami begitu saja memberikannya,” ujar Arteta.
“Kami memberi mereka satu gol yang tidak biasa dan menyakitkan, lalu mereka memiliki dua momen brilian dengan gol-gol yang luar biasa,” kata Arteta menyinggul gol kemasukan pertama yang berawal dari kesalahan Zubimendi.
Menurut Arteta, Arsenal sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik dan mampu mengontrol jalannya laga.
“Dalam 30 menit pertama kami sepenuhnya mengendalikan pertandingan, mencetak gol, tetapi setelah itu berkali-kali kami kehilangan bola di area penting,” ucapnya.
Kekalahan ini mengakhiri catatan 13 pertandingan tak terkalahkan Arsenal di semua kompetisi sejak terakhir keok dari Aston Villa pada Desember tahun lalu.
Hasil tersebut juga menjadi kekalahan kandang pertama Arsenal dalam 18 laga di semua ajang sejak takluk dari Bournemouth pada Mei lalu.
Dalam tiga laga Liga Inggris beruntun, Arsenal tak pernah menang. Sebelum dibekuk MU, The Gunners bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool dan Nottingham Forest.
“Para pemain telah memberi kami begitu banyak kegembiraan dan penampilan, mereka pantas diingatkan betapa bagusnya mereka,” ujar Arteta yang terakhir memberi trofi bagi Arsenal pada 2020, ketika menjuarai Piala FA.
“Kami harus belajar dari ini, kekalahan adalah bagian dari kemenangan dan Anda harus menerimanya serta mengingatkan para pemain betapa bagusnya mereka,” katanya.
Arteta menekankan bahwa kebersamaan tim jadi kunci Arsenal untuk tetap jadi yang terdepan di jalur juara. The Gunners masih punya tekad kuat mengakhiri penantian 22 tahun untuk jadi juara Liga Inggris.
“Ketika Anda seri atau tidak menang dan kalah, saat itulah Anda harus menunjukkan kebersamaan dan persatuan,” ucapnya.
“Untuk mencapai apa yang kami inginkan, kekalahan adalah bagian dari itu bagi kami, seperti halnya bagi tim mana pun,” kata Arteta.
Tag: #sesal #mikel #arteta #setelah #arsenal #dilibas #biasa #menyakitkan