3 Tanaman Hias Populer yang Sebaiknya Tidak Ada di Dalam Rumah Menurut Feng Shui
ilustrasi tanaman hias di rumah. (Freepik)
09:08
20 Januari 2026

3 Tanaman Hias Populer yang Sebaiknya Tidak Ada di Dalam Rumah Menurut Feng Shui

 Tanaman hias menjadi salah satu dekorasi favorit di rumah modern. Selain menambah suasana segar, tanaman sering dipandang mampu meningkatkan kesejahteraan emosional dan estetika ruang.

Namun, dalam praktik fengshui seni harmonisasi ruang dari tiongkok, tidak semua tanaman cocok dipelihara di dalam rumah.

Ada beberapa jenis yang justru bisa membawa energi negatif yang menghambat karier, relasi, bahkan kesehatan penghuni rumah.

Fengshui percaya bahwa setiap benda di rumah membawa chi atau energi tertentu dalam kehidupan.

Tanaman yang dipilih tanpa pertimbangan fengshui bisa mengganggu aliran energi positif dan menimbulkan ketidakseimbangan.

Melansir dari laman YourTango pada Selasa (20/01), menyebutkan tiga tanaman populer yang sebaiknya tidak dipelihara di dalam rumah.

  1. Bonsai, simbolchiyang terhambat

Tanaman bonsai dikenal sebagai seni menumbuhkan pohon kecil berukuran miniatur yang indah dan menjadi hiasan dekoratif. Sayangnya, menurut ahli fengshui, bonsai tidak ideal untuk ruang interior rumah.

Dalam fengshui, bentuk bonsai yang terbatas dan tidak tumbuh bebas dianggap melambangkan pertumbuhan yang terhambat.

Energi ini dipercaya bisa mempengaruhi aspek kehidupan yang berkaitan dengan perkembangan pribadi maupun karier, karena metafora tanaman yang tumbuh kecil dan terikat.

Jika anda sangat menyukai bonsai, anda dapat meletakkannya di halaman luar rumah atau taman.

Dengan begitu, seni miniatur tersebut tetap bisa dinikmati tanpa mempengaruhi chi dalam rumah secara langsung.

  1. Kaktus, energi panah beracun yang mengganggu harmoni

Kaktus dan tanaman berduri lainnya seperti crown of thorns memang populer karena mudah dirawat, tetapi bentuknya yang tajam justru menjadi alasan fengshui menganggapnya tidak cocok di dalam rumah.

Dalam prinsip fengshui, daun berduri atau tajam mirip dengan panah beracun (poison arrows) yang menerobos energi positif (yang chi) dan bisa menimbulkan ketegangan, konflik atau stres dalam keluarga.

Energi tajam ini dianggap kurang harmonis jika disimpan di ruang interior, terutama ruang keluarga atau ruang tidur.

Ahli fengshui sering menyarankan agar kaktus ditanam di luar rumah, seperti taman atau pekarangan, karena di luar ruangan mereka bisa menjadi pelindung perimeter tanpa mengganggu suasana dalam rumah.

  1. Pohon yew, simbol negatif yang disarankan tetap di luar

Tanaman yew, sekelompok pohon dan semak dengan daun hijau pekat dan buah merah sering dianggap unggul dalam lanskap outdoor. Namun, feng shui menyebutkan yew tidak cocok dipelihara di dalam rumah.

Selain fakta bahwa beberapa bagian tanaman tersebut beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, yew juga memiliki simbolisme historis yang kuat di beberapa budaya sebagai tanaman yang sering ditemukan di kuburan atau area kematian.

Dalam fengshui, simbolisme ini bisa membawa energi negatif atau nuansa duka yang tidak kondusif untuk rumah tinggal.

Konsultan fengshui menyarankan agar yew tetap berada di luar rumah sebagai tanaman lanskap atau di area yang tidak berhubungan langsung dengan aktivitas rumah tangga.

Meskipun banyak orang mencintai tanaman sebagai dekorasi atau hobi, fengshui menunjukkan ada beberapa tanaman yang sebaiknya tidak dipelihara di dalam rumah jika tujuan anda adalah menciptakan ruang yang harmonis, nyaman, dan penuh energi positif.

Bonsai, kaktus, dan pohon yew masuk dalam daftar tanaman yang sebaiknya ditempatkan di luar rumah menurut pandangan tradisi fengshui.

Energi positif yang sesuai fengshui bukan sekadar soal estetika, tetapi juga tentang keseimbangan psikologis dan emosional penghuni rumah.

 

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #tanaman #hias #populer #yang #sebaiknya #tidak #dalam #rumah #menurut #feng #shui

KOMENTAR