Aurélie Moeremans Ungkap Jerat Grooming dalam Buku Broken Strings, Ini Link-nya
Selama bertahun-tahun, aktris Aurélie Moeremans dikenal publik lewat kariernya yang gemilang dan senyum yang selalu menghiasi layar kaca.
Namun, di balik itu semua, ia menyimpan sebuah rahasia besar tentang luka masa muda yang selama ini tersembunyi rapat.
"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri," tulisnya di Instagram @aurelie, dikutip pada Selasa (13/1/2026)
Melalui memoir pribadinya yang bertajuk Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah, Aurélie akhirnya memilih untuk "memecah sunyi".
Buku yang dibagikan secara cuma-cuma melalui akun Instagram pribadinya ini merinci pengalaman traumatisnya sebagai penyintas grooming dan kekerasan psikologis di usia belia.
Jerat ‘grooming’ dan manipulasi
Dalam buku tersebut, Aurélie menceritakan awal mula ia terjebak dalam hubungan toksik saat baru berusia 15 tahun.
Ia bertemu dengan sosok pria yang jauh lebih dewasa, berusia 29 tahun, yang perlahan melakukan grooming atau upaya membangun ikatan emosional untuk memanipulasi korban yang masih di bawah umur.
Kisah ini menjadi pengingat penting bagi publik bahwa kekerasan dalam hubungan tidak selalu berupa fisik, namun juga psikis.
Aurélie membeberkan bagaimana dirinya diisolasi dari keluarga, dikontrol secara ketat, hingga diancam dengan penyebaran foto pribadi sebagai alat untuk membungkam suaranya.
Grooming di usia 15 hingga mendapat ancaman, Aurelie Moeremans ungkap pilu masa lalu di buku 'Broken Strings'. Berani bersuara demi sesama.
Pernikahan paksa di bawah ancaman
Salah satu bagian paling memilukan dalam Broken Strings adalah saat Aurélie menceritakan momen dirinya dipaksa menandatangani berkas pernikahan saat baru menginjak usia 18 tahun.
Bukan atas dasar cinta, ia menyerah karena ancaman maut yang diarahkan kepada kedua orang tuanya.
Pernikahan itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi di waktu fajar, sebuah peristiwa yang ia sebut bukan sebagai kebahagiaan, melainkan awal dari "penjara" emosional yang lebih dalam.
Pulih dan menemukan kebahagiaan baru
Kini, Aurélie menuliskan kisahnya bukan untuk membuka luka lama, melainkan sebagai bentuk penyembuhan (healing) dan edukasi bagi para penyintas lainnya agar berani bersuara.
Setelah melewati badai panjang, Aurélie kini telah menemukan kebahagiaan sejatinya.
Menikah dengan Tyler Bigenho pada 2024, ia kini tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka.
Perjalanan hidupnya dari seorang korban hingga menjadi calon ibu yang tangguh menjadi inspirasi tentang kekuatan resiliensi manusia.
Baca kisah lengkapnya
Bagi Anda yang ingin mendalami perjalanan hidup sang aktris dan memahami pola-pola hubungan manipulatif agar dapat menghindarinya, ini link-nya (tersedia melalui tautan di bio Instagram resmi Aurélie Moeremans) untuk membaca buku Broken Strings secara lengkap.
"Ini kisahku, traumaku, tapi juga kesembuhanku," tulis Aurélie, menutup lembaran memoirnya dengan penuh harapan.
Tag: #aurélie #moeremans #ungkap #jerat #grooming #dalam #buku #broken #strings #link