Berbahaya dan Mengandung 23 Juta Bakteri! Inilah Alasan Mengapa Kotoran Anjing Tidak Dapat Dijadikan Pupuk
Ilustrasi, seekor anjing yang sedang membuang kotorannya di kebun. (Freepik/ freepik)
16:46
27 September 2024

Berbahaya dan Mengandung 23 Juta Bakteri! Inilah Alasan Mengapa Kotoran Anjing Tidak Dapat Dijadikan Pupuk

 

Sudah tidak asing lagi pupuk yang berasal dari kotoran hewan atau disebut pupuk kandang. Biasanya, kotoran hewan yang dijadikan pupuk kandang adalah kambing, sapi, ayam, dan domba.   Lalu, bagaimana dengan anjing? Mitos yang beredar kotorannya baik untuk tanaman layaknya pupuk kandang lainnya, sehingga ketika seekor anjing membuang kotoran di taman tidak apa-apa jika tidak segera dibersihkan atau dibuang.   Tetapi faktanya yang dilansir JawaPos.com dari Project Clean Water pada Jumat (27/9), kotoran anjing tidak dapat dijadikan pupuk bahkan berbahaya untuk tanaman. Simak penjelasannya di bawah ini.     Kandungan dalam Kotoran Anjing   Tahukah Anda bahwa kotoran anjing mengandung bakteri, virus, dan parasit yang berbahaya tidak hanya untuk tanaman, tetapi juga manusia dan lingkungan.   Tidak tanggung-tanggung, dilansir dari DoodyCalls, dalam satu gram kotoran anjing terkandung hingga 23 juta bakteri Coliform fekal.   Hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi anjing berprotein tinggi menjadikan kotorannya jauh lebih asam. Kemudian ketika terurai, nutrisinya tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman.   Berbeda halnya dengan sapi, makanan yang mereka konsumsi masih berbasis tanaman, seperti biji-bijian, jerami, dan masih banyak lagi, sehingga kotoran yang dihasilkan pun sebagian besar terdiri dari serat-serat tanaman yang tidak tercerna. Serat-serat inilah yang menambah nutrisi tanah, lalu digunakan tanaman untuk tumbuh.   Bahaya yang Ditimbulkan   Diketahui parasit seperti cacing tambang, cacing gelang, giardia, serta parvovirus mampu hidup dalam kotoran anjing selama berhari-hari. Jadi, bayangkan saja jika Anda membiarkan kotoran anjing dalam kebun Anda atau menggunakannya sebagai pupuk pada tanaman sayuran Anda.   Lalu, tanaman sayuran yang sudah terkontaminasi parasit tersebut Anda konsumsi, maka kemungkinan besar Anda akan menderita infeksi atau penyakit lainnya.   Ingat! Tidak hanya parasit saja, dalam kotoran anjing pun terdapat bakteri patogen, seperti Salmonella dan E. colli yang mampu menyebabkan infeksi dan penyakit serius pada manusia.   Bahaya lainnya, kotoran anjing yang dibiarkan begitu saja di kebun atau pinggir jalan akan menyebabkan pencemaran air yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.   Apa yang Seharusnya Dilakukan   Lalu, apa yang seharusnya dilakukan terhadap kotoran anjing? Langkah yang tepat adalah membuangnya di tempat sampah tertutup. Kemudian bila Anda memelihara anjing di rumah, rutinlah membuang kotorannya bukan menyimpannya untuk dijadikan pupuk.   Meski ada cara atau teknik tertentu untuk mematikan bakteri dan parasit dalam kotoran anjing sehingga aman dijadikan pupuk, namun tidak semua orang mampu melakukannya dengan benar. Jadi, lebih baik tidak menggunakan kotoran anjing sebagai pupuk tanaman ya, karena berbahaya untuk tanaman, manusia, dan lingkungan.***

Editor: Novia Tri Astuti

Tag:  #berbahaya #mengandung #juta #bakteri #inilah #alasan #mengapa #kotoran #anjing #tidak #dapat #dijadikan #pupuk

KOMENTAR