



Wajib Tahu! Pemberian Air Cucian Beras Pada Tanaman Dapat Berakibat Buruk, Hindari 6 Hal Ini Agar Tidak Menyesal
- Beras mempunyai sejumlah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh seperti karbohidrat, serat, protein, vitamin dan mineral.
Beras sebelum dimasak menjadi nasi, biasanya akan mengalami proses pencucian, hal ini bertujuan agar kotoran yang tercampur dengan beras hilang.
Namun saat proses membilas tersebut banyak nutrisi yang ikut terbuang bersama dengan air. Jadi disarankan untuk tidak membuang air cucian beras.
Air cucian beras akan berguna untuk tanaman karena nutrisi tersebut dapat bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah.
Air cucian beras dapat digunakan sebagai pupuk organik cair (POC) tunggal maupun bahan utama dalam pembuatan MOL (Mikro Organisme Lokal).
Namun terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menggunakan air cucian beras untuk diberikan pada tanaman.
Berikut enam hal yang harus dihindari dalam pemberian air cucian beras untuk tanaman dikutip dari kanal YouTube Organic Nature.
- Menggunakan Air Cucian Beras yang Telah Tumbuh Bakteri dan Jamur Patogen
Air cucian beras yang sudah dicemari oleh bakteri dan jamur patogen biasanya ditandai dengan aroma yang tidak sedap atau berbau busuk.
Apabila air cucian beras yang sudah beraroma busuk tersebut disiram pada tanaman maka bisa mengakibatkan tanaman tersebut justru akan terserang jamur dan bakteri.
Bukannya tumbuh subur justru akan membahayakan tanaman, maka dari itu selalu gunakan air cucian beras yang masih baru atau yang telah mengalami proses fermentasi.
- Menyiram Air Cucian Beras Setiap Hari
Terlalu sering menyiram air cucian beras pada tanaman akan berakibat buruk, karena terlalu over dosis tanaman justru akan mengalami gangguan.
Banyaknya bahan organik yang terkandung di air cucian beras jika diberikan setiap hari pada tanaman akan membahayakan tanaman tersebut.
- Menggunakan Air Cucian Beras Yang Terpapar Bahan Kimia
Air cucian yang berasal dari beras terpapar bahan pengawet, zat pemutih dan beras yang saat ditanam menggunakan pestisida sebaiknya tidak digunakan untuk menyiram tanaman.
Air cucian yang berasal dari beras tersebut tidak dapat memaksimalkan tumbuhnya mikroorganisme baik di dalam tanah maupun tanaman.
Sehingga pastikan untuk menggunakan air cucian dari beras organik karena sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah.
- Menyiram dalam Kondisi yang Lembab atau Hujan
Menyiram tanaman menggunakan air cucian beras dalam kondisi yang lembab khususnya pada musim hujan malah akan berakibat fatal.
Meskipun tujuannya untuk memberikan nutrisi atau pemupukan pada tanaman, justru dapat menimbulkan serangan jamur atau busuk akar pada tanaman.
- Menyiram Tanaman Sampai Jenuh
Menyiram tanaman menggunakan air cucian beras sampai jenuh dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman.
Tanaman akan mengalami kelebihan hidrasi sehingga bisa menimbulkan busuk akar atau serangan lain yang dapat mengancam kesehatan tanaman.
- Menggunakan Air Cucian Beras Bilasan Ketiga dan Keempat
Air cucian beras yang sudah merupakan bilasan ketiga dan keempat hampir tidak memiliki kandungan nutrisi didalamnya.
Air cucian beras bilasan ketiga dan keempat hampir sama dengan air biasa. Tidak berbahaya untuk menyiram tanaman namun efek baik atau nutrisi yang diinginkan sudah hilang.
Sebaiknya gunakan air cucian beras pada bilasan pertama dan kedua karena kandungan nutrisinya lebih maksimal sehingga dapat merangsang kesuburan tanaman.
Tag: #wajib #tahu #pemberian #cucian #beras #pada #tanaman #dapat #berakibat #buruk #hindari #agar #tidak #menyesal