

Batu Taisha. (Tionghoa.org)


Diambil dari Gunung Sakral di Tiongkok dengan tulisan Shigandang, Benarkah Batu Taishan sebagai Penolak Bala dan Sial?
- Batu Taishan dipercaya sebagai salah satu simbol sakral dalam budaya Tiongkok. Masyarakat Tiongkok meyakini Batu Taishan dapat menolak bala dan mengusir arwah jahat. Batu taishan juga dikenal sebagai batu shigandang.
Lazimnya, orang Tionghoa meletakkan batu taishan di dekat area pemukiman warga, pinggir jalan, persimpangan jalan. Tujuan meletakkan batu fengshui tersebut adalah untuk mengusir setan, menolak bala, menyembuhkan penyakit.
Bahkan, Tradisi ini sudah merambah ke kepulauan Ryukyu dana Jepang. D daerah itu, Batu Taishan disebut dengan ishiganto.
Dilansir dari penolak bala dan pengusir roh-roh jahat. Lazimnya, batu taishan dengan tulisan Shi Gan Dang dipasang di empat sudut desa. Batu fengshui itu berfungsi untuk melindungi masyarakat desa dari roh-roh jahat dan menetralkan energi jahat.
Bukan hanya dipakai oleh warga desa Taishan, para praktisi fengshui kerap merekomendasikan pemakaian batu ini sebagai perlindungan dan menetralisir energi buruk.
Lazimnya, batu Taishan Shigandang diletakkan di area rumah yang hilang atau tidak berbentuk persegi. Selain itu, batu taishan juga dapat diletakkan di depan rumah sekitar pagar atau pekarangan. Batu taishan juga berguna bagi rumah yang berkedudukan tusuk sate sebagai penolak bala. Namun, sayang batu shigandang dari gunung Taishan sudah tidak boleh diambil lagi, karena gunung ini sudah dilindungi sebagai warisan budaya dan alam oleh Unesco. ***
Editor: Novia Tri Astuti
Tag: #diambil #dari #gunung #sakral #tiongkok #dengan #tulisan #shigandang #benarkahbatu #taishan #sebagai #penolak #bala #sial