



Houthi Yaman Ungkap Aksi Uni Emirat Arab Sabotase Blokade Laut Merah: Tembak Sembarang Kapal
Houthi bahkan mengungkapkan rincian tindakan yang diambil UEA untuk mengganggu operasi militer gerakan tersebut di Laut Merah.
Saba melaporkan, rinciannya disampaikan dalam konferensi pers di Sanaa oleh Menteri Penerangan di pemerintahan Houthi, Dhaifallah Al-Shami.
Al-Shami menuduh UEA “berusaha merekrut kelompok tentara bayaran dari berbagai negara serta dari Al-Qaeda dan ISIS/Daesh untuk menargetkan semua kapal-kapal di Laut Merah dan Laut Arab.”
Dijelaskan, tembakan kelompok proksi UEA ke sembarang kapal ini dengan berkedok sebagai kelompok Houthi sehingga Houthi lah yang dianggap sebagai pelaku penembakan kapal-kapal.
Menurut sang menteri, tujuan kelompok proksi UEA ini adalah untuk “mengganggu” operasi militer kelompoknya dan posisinya dalam perang Israel melawan Rakyat Palestina di Gaza.
Dia menegaskan operasi mereka di Laut Merah dan Laut Arab, serta Selat Bab Al-Mandab, hanya menargetkan kapal kargo yang terkait dengan entitas Israel.

86 Serangan Udara di Yaman dalam Sepekan
Sebagai informasi, Amerika Serikat (AS) dan Inggris memang menilai Houthi lah pelaku serangan terhadap semua kapal yang melintas di Laut Merah, bukan cuma kapal berentitas Israel.
Dalih ini membuat AS dan Inggris melancarkan serangan udara bergelombang ke wilayah Yaman.
“Jumlah total serangan udara dan penerbangan pengintaian AS dan Inggris sekarang mencapai 403,” kata Al-Shami.
“Delapan puluh enam di antaranya terjadi dalam seminggu terakhir saja.”
AS dan Inggris telah menargetkan situs dan kamp militer Yaman, yang telah dikuasai oleh Houthi sejak tahun 2014, termasuk beberapa fasilitas di ibu kota, Sanaa, sebagai respons atas serangan kelompok tersebut di Laut Merah.
Houthi menyatakan akan terus melakukannya sampai agresi Isarek terhadap Gaza berhenti dan blokade di wilayah Palestina dicabut.
(oln/almydn/*)
Tag: #houthi #yaman #ungkap #aksi #emirat #arab #sabotase #blokade #laut #merah #tembak #sembarang #kapal