2 Alasan Kenapa Amerika Tangkap Maduro dan Serang Venezuela
Kombinasi foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) di Caracas pada 10 Januari 2025, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Pennsylvania pada 15 Juli 2025.(AFP/JUAN BARRETO & JUAN BARRETO)
05:18
4 Januari 2026

2 Alasan Kenapa Amerika Tangkap Maduro dan Serang Venezuela

- Warga ibu kota Venezuela, Caracas, dikejutkan oleh dentuman keras disertai suara pesawat yang terbang rendah pada Sabtu (3/1/2026) dini hari waktu setempat.

Dari kejauhan, nyala api terlihat membubung, sedangkan asap pekat mengepul ke langit. Kegelapan dini hari berubah menjadi merah menyala, menandai awal dari serangan besar-besaran yang mengguncang negara Amerika Selatan tersebut.

Beberapa jam setelah kejadian itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi bahwa "Negeri Paman Sam" telah melancarkan operasi militer berskala besar ke Venezuela.

Lewat unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa pasukan gabungan militer dan penegak hukum AS telah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, lalu menerbangkan keduanya keluar dari negara tersebut.

“AS berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar dari negara itu,” tulis Trump.

Trump menyebut operasi tersebut sebagai puncak dari kampanye panjang AS yang bertujuan menghadapi ancaman narkoba, migrasi ilegal, dan narko-terorisme.

Alasan AS menyerang Venezuela

Api membakar kompleks militer Fuerte Tiuna di Caracas, setelah serangan Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026). Serangan ini berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.AFP Api membakar kompleks militer Fuerte Tiuna di Caracas, setelah serangan Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026). Serangan ini berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.Menurut Trump, motif pertama serangan adalah krisis migrasi. Ia menuding Venezuela sebagai asal dari gelombang migran yang memadati perbatasan selatan AS dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak krisis ekonomi melanda Venezuela pada 2013, sekitar delapan juta warga negara itu dilaporkan meninggalkan kampung halamannya, mayoritas menuju negara-negara tetangga di Amerika Latin.

Trump juga mengeklaim, tanpa menyertakan bukti, bahwa pemerintahan Maduro membebaskan para tahanan dan pasien rumah sakit jiwa untuk dikirim ke AS sebagai bagian dari skema migrasi massal.

Pemerintah Venezuela membantah keras tudingan tersebut dan menyebut pernyataan Trump sebagai fitnah tak berdasar.

Alasan kedua, Trump menuding Venezuela menjadi jalur transit utama dalam penyelundupan kokain, serta berperan dalam krisis fentanil yang menewaskan ribuan warga AS.

Washington pun menetapkan dua kelompok kriminal asal Venezuela, yakni Tren de Aragua dan Cartel de los Soles, sebagai organisasi teroris asing.

Trump bahkan menyebut Maduro sebagai pemimpin langsung dari Cartel de los Soles—tudingan yang kembali dibantah oleh Caracas.

Detil operasi penangkapan Maduro

Foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan penutup mata saat diangkut di kapal USS Iwo Jima menuju New York, diunggah Presiden Amerika Serikat Donald Trump di platform Truth Social pada Sabtu (3/1/2026), setelah serangan di Caracas.TRUTH SOCIAL DONALD TRUMP via AFP Foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan penutup mata saat diangkut di kapal USS Iwo Jima menuju New York, diunggah Presiden Amerika Serikat Donald Trump di platform Truth Social pada Sabtu (3/1/2026), setelah serangan di Caracas.Dalam wawancara dengan New York Times, Trump memuji keberhasilan pasukannya yang dinilai telah melakukan perencanaan matang.

“Banyak perencanaan yang baik dan banyak pasukan dan orang-orang hebat,” ucap Trump.

Sebelum serangan berlangsung, AS telah memperkuat kehadiran militernya di kawasan Karibia, termasuk mengerahkan kapal induk USS Gerald R Ford dan menyita dua kapal tanker minyak Venezuela sebagai bagian dari blokade ekonomi.

Trump juga menyebut pasukannya menewaskan lebih dari 100 orang yang dituduh sebagai bagian dari jaringan perdagangan narkoba.

CIA dilaporkan menyerang fasilitas sandar kapal di wilayah Venezuela yang diduga digunakan kartel narkoba, menandai serangan terbuka pertama AS di daratan negara itu.

Di sisi lain, Pemerintah Venezuela menilai serangan ini bentuk intervensi militer yang bertujuan menggulingkan pemerintahan Maduro demi menguasai kekayaan minyak negara.

Maduro sendiri membantah semua tuduhan yang menyebut dirinya terlibat jaringan kartel narkoba.

Ia mengaku sempat menawarkan kerja sama dengan Washington terkait isu narkotika dan migrasi, hanya beberapa hari sebelum serangan diluncurkan.

Sumber: Kompas.com (Danur Lambang Pristiandaru | Editor: Danur Lambang Pristiandaru)

Tag:  #alasan #kenapa #amerika #tangkap #maduro #serang #venezuela

KOMENTAR