BBRI Diborong Asing, BMRI dan BBCA Malah Dilepas Besar-besaran
Ilustrasi IHSG(ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
11:32
11 Mei 2026

BBRI Diborong Asing, BMRI dan BBCA Malah Dilepas Besar-besaran

- Arus dana asing masih terus meninggalkan pasar saham Indonesia. Dalam sepekan terakhir saja, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 2,4 triliun, memperpanjang tekanan yang terjadi sejak awal 2026.

Berdasarkan data Mirae Asset Sekuritas Indonesia, secara year to date (ytd), akumulasi net sell investor asing telah mencapai Rp 49 triliun.

Besarnya aliran dana keluar terjadi di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih tertekan dan terkoreksi 0,3 persen secara month to date (MTD) sejak awal Mei 2026.

Aksi jual asing justru banyak terjadi pada saham-saham perbankan big caps yang selama ini menjadi penopang utama IHSG.

Baca juga: Saham Perbankan Bangkit, Harga Sentuh Level Tertinggi Sepekan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi saham dengan net sell asing terbesar sepanjang pekan lalu mencapai Rp 1,6 triliun, meskipun harga sahamnya masih mampu menguat 5,5 persen.

Tekanan jual asing juga terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai net sell sebesar Rp 500 miliar. Kendati, harga saham BBCA masih mencatatkan kenaikan 5,6 persen.

Selain saham perbankan, investor asing juga tercatat melepas saham-saham sektor energi dan batu bara. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami net sell asing senilai Rp 196 miliar seiring koreksi harga saham hingga 10 persen.

Kemudian, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan net sell Rp 188 miliar dengan harga saham stagnan, sementara saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan net sell Rp 180 miliar setelah harga sahamnya turun 6,7 persen.

Saat derasnya aksi jual asing, sejumlah saham masih menjadi incaran investor global. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi saham dengan net buy terbesar mencapai Rp 776 miliar. Sejalan dengan aksi beli tersebut, saham BBRI melesat 9 persen dalam sepekan.

Selain BBRI, investor asing juga memborong saham PT Timah Tbk (TINS) sebesar Rp 140 miliar, meskipun harga sahamnya turun 2,5 persen. Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencatat net buy Rp 111 miliar dengan kenaikan harga 5,3 persen.

Baca juga: IHSG Anjlok dan Rupiah Tertekan ke Rp 17.416 per Dollar AS

Saham ritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) juga masuk daftar saham favorit asing dengan net buy Rp 84 miliar dan lonjakan harga mencapai 12,1 persen.

Sementara itu, saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat net buy Rp 81 miliar dengan kenaikan harga 3,3 persen.

Tag:  #bbri #diborong #asing #bmri #bbca #malah #dilepas #besar #besaran

KOMENTAR