Kemenkes: Tikus Bisa Jadi Sumber Penularan Hantavirus
Ilustrasi hantavirus. Kemenkes mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hantavirus yang dapat menular melalui tikus, terutama di lingkungan banjir dan sanitasi buruk.(freepik)
18:06
11 Mei 2026

Kemenkes: Tikus Bisa Jadi Sumber Penularan Hantavirus

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat mewaspadai penularan hantavirus yang berasal dari tikus, terutama di wilayah rawan banjir dan lingkungan dengan sanitasi buruk.

Peringatan itu disampaikan setelah kasus hantavirus global menjadi sorotan akibat klaster penyakit di kapal pesiar MV Hondius.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Andi Saguni mengatakan sumber utama penularan hantavirus berasal dari rodensia atau tikus.

“Di samping kebersihan lingkungan, kita harus betul-betul sadar terkait dengan sumber penularan hantavirus yang infeksinya dari tikus,” kata Andi dalam konferensi pers daring, Senin (11/5/2026), dikutip dari Antara.

Ia menegaskan, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan agar tikus tidak berkeliaran dan meningkatkan risiko penularan penyakit.

Baca juga: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Ini Penyebab dan Cara Penularannya

Menurut Kemenkes, hantavirus dapat menular melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi.

Penularan bisa terjadi ketika seseorang menghirup partikel virus dari lingkungan yang terkontaminasi.

Karena itu, risiko penularan dinilai lebih tinggi di lingkungan dengan sanitasi buruk atau wilayah yang sering mengalami banjir.

“Risiko itu ada pada daerah-daerah dengan intensitas banjir yang cukup tinggi,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, kondisi banjir dapat meningkatkan kontak manusia dengan tikus maupun sekresi yang membawa virus.

Kemenkes juga mengingatkan masyarakat agar tidak bermain air banjir karena berisiko memicu penularan berbagai penyakit, termasuk hantavirus dan leptospirosis.

“Ketika terjadi banjir itu jangan malah main-main banjir begitu, seperti kolam renang raksasa katanya, karena sebenarnya itu berisiko untuk terjadinya beberapa penyakit menular,” kata Andi.

Baca juga: Vaksin Hantavirus Sedang Dikembangkan, Ahli Sebut Prosesnya Bisa Bertahun-tahun

Kasus hantavirus di Indonesia

Ilustrasi tikus. Kemenkes mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hantavirus yang dapat menular melalui tikus, terutama di lingkungan banjir dan sanitasi buruk.Freepik/wirestock Ilustrasi tikus. Kemenkes mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hantavirus yang dapat menular melalui tikus, terutama di lingkungan banjir dan sanitasi buruk.

Kasus hantavirus global bermula dari klaster penyakit pernapasan akut di kapal pesiar MV Hondius yang berlayar lintas Atlantik dan Afrika.

Virus yang teridentifikasi adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) strain Andes yang dikenal memiliki tingkat kematian tinggi.

Meski demikian, Kemenkes menyatakan Indonesia belum pernah melaporkan kasus HPS.

Indonesia sejauh ini hanya mencatat infeksi hantavirus tipe Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dalam jumlah terbatas sejak 1991.

Kemenkes juga memastikan belum ada kasus penularan hantavirus dari tikus ke manusia yang dilaporkan di Indonesia hingga saat ini.

Baca juga: CDC Aktifkan Status Darurat Level 3 usai Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

WNA kontak erat hasilnya negatif

Dalam kesempatan yang sama, Kemenkes mengungkapkan hasil pemeriksaan seorang warga negara asing (WNA) yang tinggal di Jakarta dan sempat berkontak erat dengan penumpang kasus hantavirus di kapal pesiar MV Hondius menunjukkan hasil negatif.

Menurut Andi, WNA laki-laki berinisial KE (60) itu tidak mengalami gejala, meski memiliki komorbid hipertensi dan riwayat penggunaan rokok elektrik.

“Berdasarkan hasil laboratorium, pasien dinyatakan negatif Hantavirus,” ujar Andi.

Meski hasil pemeriksaan negatif, pemantauan kesehatan tetap dilakukan secara ketat di RSPI Sulianti Saroso.

Kemenkes juga meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah risiko penularan penyakit dari tikus.

Baca juga: CDC Tetapkan Hantavirus Darurat Level 3, Ini Risiko dan Cara Penularannya

Tag:  #kemenkes #tikus #bisa #jadi #sumber #penularan #hantavirus

KOMENTAR