CDC Tetapkan Hantavirus Darurat Level 3, Ini Risiko dan Cara Penularannya
Ilustrasi tikus. CDC menetapkan status Darurat Level 3 untuk wabah hantavirus yang terkait kapal pesiar MV Hondius, memicu perhatian soal seberapa berbahaya virus ini bagi manusia.(Freepik/wirestock)
15:18
11 Mei 2026

CDC Tetapkan Hantavirus Darurat Level 3, Ini Risiko dan Cara Penularannya

Wabah hantavirus di kapal pesiar MV Hondius memicu perhatian internasional setelah sejumlah penumpang dilaporkan terinfeksi dan tiga orang meninggal dunia.

Kasus ini juga membuat Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat mengaktifkan status darurat level 3 untuk memantau perkembangan wabah.

Untuk diketahui, hantavirus merupakan virus yang umumnya menyebar melalui urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi.

Penularan biasanya terjadi ketika seseorang menghirup partikel virus dari lingkungan yang terkontaminasi. Meski begitu, penularan antarmanusia disebut jarang terjadi.

Baca juga: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Ini Penyebab dan Cara Penularannya

Mengapa hantavirus jadi perhatian global?

Kasus di MV Hondius menjadi perhatian karena melibatkan banyak penumpang dari berbagai negara.

Kapal pesiar tersebut diketahui membawa sekitar 150 penumpang sejak berlayar dari Argentina pada Maret 2026 sebelum akhirnya wabah terdeteksi.

CDC kemudian mengaktifkan Emergency Operations Center untuk memantau perkembangan situasi.

Status “darurat level 3” yang ditetapkan CDC memang merupakan tingkat aktivasi terendah, tetapi menunjukkan otoritas kesehatan mulai melakukan pengawasan aktif terhadap wabah.

Selain itu, WHO dan otoritas kesehatan Eropa juga ikut memantau proses evakuasi serta pemeriksaan kesehatan penumpang.

Baca juga: Vaksin Hantavirus Sedang Dikembangkan, Ahli Sebut Prosesnya Bisa Bertahun-tahun

Apakah hantavirus mematikan?

Kapal pesiar mewah MV Hondius yang berangkat dari Argentina. CDC menetapkan status Darurat Level 3 untuk wabah hantavirus yang terkait kapal pesiar MV Hondius, memicu perhatian soal seberapa berbahaya virus ini bagi manusia.DOK. ANTARTICA CRUISES Kapal pesiar mewah MV Hondius yang berangkat dari Argentina. CDC menetapkan status Darurat Level 3 untuk wabah hantavirus yang terkait kapal pesiar MV Hondius, memicu perhatian soal seberapa berbahaya virus ini bagi manusia.

Hantavirus tergolong penyakit serius karena dapat menyerang paru-paru maupun ginjal, tergantung jenis virusnya.

Dalam beberapa kasus, infeksi dapat menyebabkan gangguan pernapasan berat dan komplikasi berbahaya.

Wabah di kapal pesiar MV Hondius sendiri dilaporkan telah menyebabkan tiga kematian.

Meski demikian, otoritas kesehatan menegaskan risiko terhadap masyarakat umum saat ini masih rendah.

Menteri Kesehatan Spanyol, Mónica García, mengatakan sekitar 140 orang di kapal tidak menunjukkan gejala saat pemeriksaan dilakukan.

Tim kesehatan juga tidak menemukan tikus di dalam kapal saat inspeksi berlangsung.

“Kondisi kebersihan dan lingkungan di kapal dinilai memadai,” demikian isi laporan yang dikutip Reuters.

Baca juga: CDC Aktifkan Status Darurat Level 3 usai Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar

Mengapa penumpang tetap dipantau?

Walaupun sebagian besar penumpang tidak menunjukkan gejala, mereka tetap diminta menjalani pemantauan kesehatan.

CDC bahkan memantau penumpang asal Amerika Serikat selama 42 hari, sesuai masa inkubasi potensial virus. Namun, otoritas kesehatan AS memutuskan tidak memberlakukan karantina wajib.

“Kami tidak mengarantina siapa pun,” kata pejabat CDC dalam konferensi pers yang dikutip dari Sunday Guardian Live (10/5/2026).

CDC juga menyebut pemeriksaan laboratorium tidak direkomendasikan bagi orang tanpa gejala.

Meski begitu, penumpang tetap diminta membatasi aktivitas di luar rumah dan menjaga komunikasi dengan otoritas kesehatan setempat selama masa pemantauan.

Wabah hantavirus masih dalam pengawasan

Hingga kini, wabah hantavirus di MV Hondius masih dalam pengawasan internasional.

Selain munculnya beberapa kasus suspek baru, perhatian global terhadap wabah ini juga meningkat karena banyak orang masih memiliki trauma terhadap pandemi Covid-19.

Meski risiko penyebaran luas dinilai rendah, otoritas kesehatan dunia tetap melakukan pemantauan ketat untuk mencegah munculnya infeksi baru.

Baca juga: 3 Penumpang Kapal Pesiar Meninggal karena Virus Hanta, Gejalanya Sering Dikira Flu

Tag:  #tetapkan #hantavirus #darurat #level #risiko #cara #penularannya

KOMENTAR