Como Lolos ke Kompetisi Eropa, Yakin Bisa Dandani Stadion Sinigaglia
- Como racikan Cesc Fabregas dipastikan lolos ke kompetisi antarklub Eropa musim depan. Renovasi stadion pun kembali jadi bahan pembicaraan.
Kemenangan 1-0 Como 1907 di markas Hellas Verona, Marcantonio Bentegodi, Minggu (10/5/2026), menghasilkan pencapaian bersejarah.
Como 1907 secara matematis dipastikan finis di enam besar klasemen Liga Italia 2025-2026.
Artinya, anak asuh Cesc Fabregas bakal mentas di kompetisi antarklub Eropa musim depan, entah itu Liga Champions atau Liga Europa.
Como kini menempati peringkat enam dengan 65 poin. Mereka hanya berselisih dua angka dari AC Milan yang menduduki posisi empat, batas akhir zona Liga Champions.
Kompetisi Liga Italia 2025-2026 masih menyisakan dua pekan pertandingan, sehingga Como boleh berharap dapat menembus empat besar dan mengamankan tiket Liga Champions.
Bermain di kompetisi antarklub Eropa akan jadi tantangan berbeda bagi Como, yang 18 bulan lalu masih berkutat di Serie B.
Selain mesti menyiapkan skuad yang lebih gemuk dan berkualitas, Como juga perlu mendandani stadion mereka, Giuseppe Sinigaglia, untuk memenuhi ketentuan UEFA.
Saat ini, Giuseppe Sinigaglia, belum sesuai standar UEFA. Inspeksi yang terakhir dilakukan pada April menyorot pada perancah yang menyokong tribune lengkung Giuseppe Sinigaglia.
Padahal, aturan UEFA menyatakan tribune harus dipasang pada fondasi penahan beban dan tidak boleh berbasis atau mengandung struktur tabung/perancah apa pun.
Karena itu, ada kabar bahwa Como bakal menyewa kandang Sassuolo, Stadion Mapei, untuk menggelar partai-partai mereka di ajang UEFA musim depan.
Kendati demikian, Wali Kota Como, Alessandro Rapinese, merasa yakin Stadion Giuseppe Sinigaglia suatu saat nanti bisa memenuhi kriteria UEFA.
“Yang kurang hanyalah waktu, tetapi kami yakin bisa menyelesaikannya. Dalam tiga tahun kami meningkat dari 4.900 menjadi 12 ribu kurs," kata Alessandro Rapinese menyinggung kerja keras Como membuat Stadion Giuseppe Sinigaglia jadi pas dengan level Serie A.
"Kami melihat stadion Bodo/Glimt di televisi. Kami bisa membuat yang lebih baik,” tutur Alessandro Rapinese kepada La Repubblica.
Akses pemain, tribune pers, area kendaraan televisi, dan area parkir di Stadion Giuseppe Sinigaglia dikabarkan akan direnovasi.
“Stadion ini adalah monumen Rasionalisme yang dilindungi. Kami harus bekerja dengan baik,” ujar Rapinese.
“Dampak pertandingan tidak membuat kami khawatir. Pada akhir pekan cerah biasa, kami menerima 200 ribu wisatawan per hari, lebih dari dua kali jumlah penonton pertandingan Real Madrid melawan Barcelona,” ucap sang wali kota.
Tag: #como #lolos #kompetisi #eropa #yakin #bisa #dandani #stadion #sinigaglia