Nadiem Bantah Sudah Rencanakan Memilih Chromebook Sejak Awal
Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim menjalani persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/5/2026)(KOMPAS.com/Fristin Intan Sulistyowati )
19:14
11 Mei 2026

Nadiem Bantah Sudah Rencanakan Memilih Chromebook Sejak Awal

- Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, membantah tudingan bahwa dirinya telah merencanakan penggunaan Chromebook dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/5/2026).

Dalam persidangan, Nadiem menegaskan dirinya justru mempertanyakan alasan penggunaan Chromebook dibanding Windows dalam komunikasi internal yang ditampilkan di sidang.

So, then, what's the rationale for some PCs? Why some and not all PCs?” kata Nadiem, membacakan percakapannya.

Menurut Nadiem, pertanyaan tersebut menunjukkan dirinya tidak pernah mengarahkan sejak awal agar seluruh pengadaan menggunakan Chromebook.

Baca juga: Nadiem Makarim Ceritakan Momen Pertama Kali Bertemu Fiona hingga Ibam

“Kalau saya sudah memutuskan dan mengoordinasikan meeting ini, buat apa saya mengkontak Ibam yang katanya adalah antek saya dalam melakukan konspirasi ini dan menanyakan dia ini besok meeting-nya mengenai apa," cerita Nadiem.

Ia juga mengutip percakapannya di grup internal yang meminta seluruh argumen terkait Chromebook maupun PC ditampilkan secara seimbang.

Make sure both sides of argument of Chromebook versus PC is there ya,” ungkap Nadiem, kembali membacakan isi pesannya.

Nadiem menilai, dakwaan jaksa yang menyebut dirinya sudah memiliki niat jahat sejak awal tidak sesuai dengan fakta komunikasi yang muncul di persidangan.

“Dakwaan ini bukan masalah mengenai opini saya. Dakwaan ini adalah mengenai niat jahat saya yang sudah memutuskan Chrome dari awal,” kata dia.

Baca juga: Momen Nadiem Protes Disela Jaksa Saat Jelaskan Pengadaan Chromebook: Saya Belum Selesai Menjawab

Ia bahkan menyebut narasi yang berkembang selama proses penyidikan sebagai fitnah.

“Itu narasi jahat. Karena itu benar-benar fitnah," ujar dia.

Menurut Nadiem, tudingan bahwa dirinya telah membahas pengadaan Chromebook sebelum menjadi menteri juga tidak terbukti di persidangan.

“Pada saat itu seluruh Indonesia mengira bahwa di dalam WhatsApp group sebelum menjadi menteri, saya sudah membahas pengadaan Chromebook. Padahal tidak ada," kata dia.

“Dan terbukti sekarang di persidangan itu tidak pernah terjadi dan chat itu tidak ada," klaim Nadiem.

Nadiem mengaku dirinya tidak pernah melakukan intervensi terhadap proses pengadaan maupun penentuan harga laptop.

Baca juga: Lusa Dioperasi, Nadiem Makarim Tetap Jalani Sidang Kasus Chromebook Hari Ini

“Semua saksi dari LKPP dan PPK juga menyebut yang pertama, serentak mereka ditanya. Apakah saya pernah melakukan intervensi? Semuanya bilang serentak, tidak," ujar dia.

Ia pun mempertanyakan letak pelanggaran hukum yang dituduhkan kepadanya.

Tag:  #nadiem #bantah #sudah #rencanakan #memilih #chromebook #sejak #awal

KOMENTAR