AS-Inggris Kembali Serang Houthi di Yaman, Ada 8 Terget Sasaran
Kapal penghancur USS Carney (DDG 64) kelas Arleigh-Burke berpeluru kendali milik Amerika Serikat menggagalkan serangan rudal dan drone dari kelompok Houthi di Laut Merah pada 19 Oktober 2023.(US NAVY/AARON LAU via AFP)
09:12
23 Januari 2024

AS-Inggris Kembali Serang Houthi di Yaman, Ada 8 Terget Sasaran

- Amerika Serikat dan Inggris kembali melancarkan serangan terbarunya terhadap kelompok Houthi di Yaman pada Senin (23/1/2024).

Serangan gabungan AS-Inggris tersebut sebagai respons atas serangan dari Houthi terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Laut Merah.

Sejak pasukan AS dan Inggris menyerang kelompok Houthi Yaman pada awal Januari ini, namun Houthi tetap melanjutkan serangannya sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Dikutip dari AFP pada Selasa (23/1/2024), serangan terbaru AS-Inggris ditujukan terhadap delapan sasaran Houthi di Yaman.

Serangan itu sebagai respons terhadap serangan berkelanjutan Houthi terhadap pelayaran internasional dan komersial serta kapal angkatan laut yang transit di Laut Merah.

Demikian pernyataan bersama Washington dan London serta negara-negara lain yang mendukung aksi militer tersebut.

"Mereka secara khusus menargetkan lokasi penyimpanan bawah tanah Houthi dan lokasi yang terkait dengan kemampuan pengawasan udara dan rudal Houthi," kata pernyataan itu.

"Serangan presisi ini dimaksudkan untuk mengganggu dan menurunkan kemampuan yang digunakan Houthi untuk mengancam perdagangan global dan kehidupan pelaut yang tidak bersalah," terangnya.

Dijelaskan bahwa kelompok Houthi telah melakukan serangkaian tindakan ilegal, berbahaya, dan mengganggu stabilitas.

Target serangan adalah sistem persenjataan

Seorang pejabat senior militer AS mengatakan serangan itu dilakukan dengan menggunakan kombinasi rudal dari pesawat Amerika dan Inggris, serta rudal jelajah Tomahawk.

"Tidak ada kekhawatiran mengenai korban sipil di lokasi yang diserang, sementara kerugian dari pihak Houthi tidak diketahui saat ini," kata pejabat itu kepada wartawan.

"Penargetannya sangat spesifik untuk mengejar kemampuan yang mereka gunakan dalam menyerang kapal maritim di Laut Merah, Bab al-Mandab dan Teluk Aden. Atau targetnya ialah sistem persenjataan Houthi," tambah pejabat itu.

Kantor berita resmi Yaman, Saba, mengatakan serangan menghantam ibu kota Sanaa dan beberapa wilayah lain di negara itu.

Sementara kantor TV Houthi Al-Masirah mengatakan empat serangan menargetkan pangkalan militer Al-Dailami di utara ibu kota, yang berada di bawah kendali Houthi.

Sebelumnya pada Senin, Houthi mengklaim bahwa mereka menembaki kapal kargo militer Amerika di lepas pantai Yaman.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree mengatakan mereka memimpin operasi militer yang menargetkan kapal kargo militer Amerika Ocean Jazz di Teluk Aden dekat kapal kargo militer Amerika dengan rudal.

Turunkan kemampuan Houthi

Dikutip dari Reuters, pasukan AS dan Inggris melancarkan serangan di delapan lokasi berbeda di Yaman, dengan dukungan dari Australia, Bahrain, Kanada dan Belanda.

Seorang pejabat senior militer Amerika, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan sekitar 25 hingga 30 amunisi ditembakkan, termasuk dari pesawat tempur yang diluncurkan dari kapal induk Amerika.

Sejauh ini, delapan kali serangan selama sebulan terakhir gagal menghentikan serangan Houthi terhadap kapal-kapal pengiriman.

Namun, para pejabat AS mengatakan serangan tersebut telah menurunkan kemampuan kelompok Houthi untuk melakukan serangan yang kompleks.

Namun mereka menolak memberikan angka spesifik mengenai jumlah rudal, radar, drone atau kemampuan militer lainnya yang dihancurkan sejauh ini.

"Kami mendapatkan dampak yang diharapkan," kata pejabat militer AS kepada wartawan Pentagon.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan terbaru itu dilakukan untuk membela diri.

"Tindakan ini akan memberikan pukulan keras pada Houthi serta menurunkan kemampuannya dalam mengancam perdagangan global," kata Shapps.

Pekan lalu, Houthi meluncurkan dua rudal balistik anti-kapal ke kapal tanker milik AS yang menghantam perairan dekat kapal tersebut namun tidak menyebabkan cedera atau kerusakan.

Tag:  #inggris #kembali #serang #houthi #yaman #terget #sasaran

KOMENTAR