



Mantan Kepala Staf IDF: Israel Berada pada Titik Terendah Sejak Didirikan
Pernyataan Eisenkot itu dilontarkan dengan alasan ketidakmampuan Israel untuk mencapai tujuan perang yang sudah berlangsung 11 bulan di Jalur Gaza, ditambah pengerahan kekuatan besar-besaran IDF di Tepi Barat dalam dua pekan terakhir.
Dalam konferensi pers bersama dengan kepala Partai Persatuan Nasional, Benny Gantz, Eisenkot juga mengatakan ancaman Iran telah diabaikan selama Netanyahu menjabat sebagai Perdana Menteri.
Kedua tokoh oposisi pemerintah Israel itu juga mengecam sikap ngotot Netanyahu untuk tetap mempertahankan kendali IDF atas Koridor Philadelphia.
Eisenkot mengatakan kalau Netanyahu “mendelegitimasi” Menteri Pertahanan Yoav Gallan dan perwira militer Israel dalam pernyataannya mengenai kendali perbatasan Gaza-Mesir tersebut.

Perang Gaza Habiskan Keuangan Israel
Dalam konteks perang di Jalur Gaza yang sudah berlangsung dalam 11 bulan terakhir, postur anggaran baru Israel mengungkap kalau Gaza sebagai tempat Operasi Militer termahalnya.
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menyampaikan usulan anggaran negara untuk tahun 2025 dalam konferensi pers pada hari Selasa, yang menguraikan langkah-langkah penghematan yang signifikan sebagai tanggapan atas perang yang berkepanjangan dan mahal di Gaza.
Usulan anggaran tersebut muncul setelah berminggu-minggu diskusi internal yang intens, ditandai dengan kritik Smotrich terhadap pejabat senior di kementeriannya dan pengecualian mereka dari proses pengambilan keputusan, Middle East Monitor melaporkan .
Anggaran yang diusulkan mencerminkan tekanan ekonomi yang disebabkan oleh apa yang digambarkan Smotrich sebagai perang terpanjang dan termahal dalam sejarah Israel, dengan biaya langsung diperkirakan antara NIS 200-250 miliar (USD 54-68 miliar).
Untuk mengatasi tantangan keuangan, anggaran tersebut mencakup beberapa langkah penghematan yang ditujukan untuk menstabilkan perekonomian.
Langkah-langkah utama dalam usulan anggaran tersebut meliputi:
Membekukan kurva pajak penghasilan: Untuk mencegah kenaikan tarif pajak.
Pembekuan gaji sektor publik: Penghentian kenaikan gaji untuk pegawai publik.
Pembekuan upah minimum: Tidak ada kenaikan upah minimum.
Pajak tambahan atas laba perusahaan yang belum dibagikan: Pajak tambahan atas laba yang tidak dibagikan kepada pemegang saham.
Menghapuskan pembebasan PPN bagi wisatawan: Menghapus pembebasan pajak pertambahan nilai bagi wisatawan untuk meningkatkan pendapatan.
"Kita sedang berperang," kata Smotrich.
"Namun, kita semua akan menang bersama di bidang ekonomi. Semua orang menanggung beban yang sama. Tidak seorang pun akan menerima lebih sedikit uang di rekening bank mereka, tetapi ya, akan ada pembekuan."
Ia menambahkan, meski defisit anggaran meningkat melampaui ekspektasi sebesar 6,6 persen, ia mengantisipasi defisit akan menurun pada akhir tahun, sesuai dengan target defisit tahun 2024.
Smotrich menyatakan bangga atas penanganan ekonomi pemerintah selama sebelas bulan terakhir perang, menyoroti peningkatan ketahanan nasional, stabilitas bisnis, kesiapan militer, dan dukungan bagi para pengungsi dari zona agresi.
Namun, masih belum pasti apakah anggaran Smotrich akan mendapat persetujuan.
Laporan media Israel menunjukkan bahwa tidak jelas apakah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendukung usulan tersebut atau apakah partai-partai koalisi menyetujuinya.
Keputusan akhir tentang pengesahan anggaran akan bergantung pada negosiasi mendatang dan penyelarasan politik.

Sejarah Berdirinya Israel
Israel diklaim berdiri pada 14 Mei 1948 atau sehari sebelum mandat Inggris di Palestina berakhir.
Sebelumnya pada 2 November 1917 Pemerintah Inggris menetapkan Deklarasi Balfour yang menjanjikan orang Yahudi mendapat tanah di Palestina.
Namun kekuasaan Inggris yang juga dikenal sebagai Mandat Palestina itu diwarnai kekerasan, yang berujung dibentuknya Komite Investigasi Anglo-Amerika pada 1946.
Hingga akhir Maret 1948, setidaknya 2.000 orang tewas dan 4.000 lainnya terluka akibat berbagai kerusuhan.
Komite ini kemudian menyetujui rekomendasi Amerika Serikat (AS), terkait pemindahan segera 100.000 pengungsi Yahudi di Eropa ke Palestina, dan merekomendasikan tak ada negara Arab atau Yahudi di Palestina.
Akan tetapi, implementasi rekomendasi ini ternyata tak mudah.
Partai Buruh Inggris berang karena Presiden AS Harry S Truman mendukung imigrasi 100.000 pengungsi Yahudi, tetapi menolak temuan komite lainnya.
Mengutip Kompas.com pada 14 Mei 2021, kondisi inilah yang membuat Inggris mengumumkan niatnya menyerahkan Mandat Palestina ke tangan PBB.
PBB lalu membentuk Komite Khusus untuk Palestina (UNSCOP) pada 15 Mei 1947.
Terdiri dari 11 negara, komite ini melakukan sidang dan kunjungan ke Palestina untuk melakukan investigasi.
Pada 31 Agustus 1947, laporan UNSCOP merekomendasikan kepada Sidang Umum PBB sebuah skema pembagian wilayah Palestina dalam masa transisi, selama dua tahun dimulai pada 1 September 1947.
Pembagian itu terdiri atas negara Arab merdeka (11.000 km persegi), negara Yahudi (15.000 km persegi), sedangkan kota Yerusalem dan Betlehem akan berada di bawah kendali PBB.
Usulan ini tidak memuaskan kelompok Yahudi maupun Arab.
Bangsa Yahudi kecewa karena kehilangan Yerusalem.
Namun, kelompok Yahudi moderat menerima tawaran ini dan hanya kelompok-kelompok Yahudi radikal yang menolak.
Sementara itu, kelompok Arab khawatir pembagian ini akan mengganggu hak-hak warga mayoritas Arab di Palestina.
Dalam pertemuan di Kairo, Mesir, pada November dan Desember 1947, Liga Arab mengeluarkan resolusi yang menyetujui solusi militer untuk mengakhiri masalah ini.
Dalam kenyataannya, sejumlah negara Arab memiliki agenda tersendiri.
Yordania ingin menguasai Tepi Barat, sementara Suriah menginginkan bagian utara Palestina, termasuk wilayah yang diperuntukkan bagi Yahudi dan Arab.
Inggris sendiri menerima usulan pembagian ini, tetapi enggan menerapkan di lapangan karena jelas-jelas solusi tidak diterima kedua pihak.
Inggris juga tidak mau memerintah Palestina bersama PBB di masa transisi.
David Ben-Gurion Pendiri Israel
Israel ada sejak kapan? Jawabannya adalah 14 Mei 1948 atau sehari sebelum Mandat Inggris di Palestina berakhir. Ketua Yishuv (Komunitas Yahudi di Palestina), David Ben-Gurion, kala itu mendeklarasikan berdirinya negara Israel di hadapan 250 orang undangan di Museum Tel Aviv. Dalam deklarasi itu Ben-Gurion sama sekali tidak menyebutkan batas-batas negara Israel yang baru berdiri.
Sejumlah catatan menyebut para pendiri Israel sepakat tidak menyebutkan batas negara itu, karena negara-negara Arab di sekitar Israel pasti tidak akan menyetujuinya.
David Ben-Gurion pada akhirnya menjadi perdana menteri sekaligus menteri pertahanan pertama Israel.
Masa jabatan pertama dia emban pada 1948 hingga 1953.
Setelah itu, dia menjabat lagi pada 1955 hingga 1963.
Di mata orang Israel, pria kelahiran 16 Oktober 1886 itu dipuja banyak orang.
Bahkan setelah dia memutuskan untuk pensiun dari pemerintahan, Ben-Gurion dihormati sebagai Bapak Pendiri Bangsa.
Demikian sejarah berdirinya Israel. Lalu apa agama mayoritas di Israel?
Negara ini adalah satu-satunya di dunia yang rakyatnya mayoritas Yahudi, mencapai 70 persen lebih.
(oln/rntv/kompas.com/*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejarah Berdirinya Negara Israel"
Tag: #mantan #kepala #staf #israel #berada #pada #titik #terendah #sejak #didirikan