Sinar UV Bisa Bikin Mata Katarak, Simak 4 Penyakit Mata yang Muncul jika Terlalu Lama Terpapar Sinar UV
Ilustrasi sakit mata. (Freepik)
06:09
10 April 2024

Sinar UV Bisa Bikin Mata Katarak, Simak 4 Penyakit Mata yang Muncul jika Terlalu Lama Terpapar Sinar UV

– Saat beraktivitas pagi di ruang terbuka dengan sinar matahari bisa jadi sumber vitamin D yang baik bagi tubuh dan tentu saja memberikan manfaat bagi banyak orang. Namun, beda halnya jika siang hari yang memancarkan radiasi sinar ultraviolet yang lebih kuat.

Paparan radiasi sinar UV dari matahari selain tidak bagus untuk kesehatan juga dapat membahayakan terutama pada mata, terlalu lama terpapar sinar UV di siang hari dapat memicu munculnya berbagai penyakit.

Salah satu bentuk perlindungan terhadap bahaya sinar ini adalah dengan menggunakan kacamata hitam. Manfaat kacamata hitam dapat mencegah penyakit mata akibat paparan sinar matahari.

Ada beberapa jenis penyakit mata yang dapat disebabkan oleh radiasi sinar UV, Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa penyakit mata yang bisa muncul jika terlalu lama terpapar matahari

1. Katarak

Katarak adalah suatu penyakit ketika lensa mata menjadi keruh dan berawan yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur atau berkabut. Umumnya penyakit katarak ini menyerang kaum lansia, tetapi jika seseorang terkena paparan sinar UV dari matahari secara terus-menerus dapat memicu munculnya katarak.

Cahaya dari sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari ini bisa menembus ke dalam kornea dan merusak lensa mata serta jaringan retina mata sehingga hal ini memicu terjadinya katarak pada mata.

Biasanya Katarak ditandai seperti pandangan kabur, penderita katarak juga bisa mengalami gejala berupa penglihatan ganda, sensitif saat melihat cahaya, dan sulit melihat jelas pada malam hari.

2. Pterygium

Pterygium merupakan gangguan pada mata yang terjadi akibat pertumbuhan selaput kemerahan berbentuk segitiga di konjungtiva/ selaput bening yang menutupi bagian putih bola mata. Hal ini terbentuk karena adanya penebalan pada jaringan di konjungtiva dan dapat muncul di salah satu atau di kedua mata.

Kondisi yang ditandai dengan munculnya jaringan selaput kekuningan atau kemerahan yang tumbuh pada bagian putih mata. Jaringan tersebut dapat tumbuh hingga ke bagian kornea dan memicu gangguan penglihatan. Jaringan yang tumbuh di bagian putih mata ini memang tidak bersifat kanker,

Pterygium umumnya terjadi karena terlalu banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari atau tinggal di iklim hangat dan sering tidak mengenakan kacamata hitam.

3. Pinguekula

Pinguekula ditandai dengan adanya benjolan kuning pada bagian konjungtiva, yaitu selaput bening dan tipis yang melapisi permukaan putih bola mata di dekat kornea. Pinguecula terbentuk ketika ada perubahan pada jaringan konjungtiva yang terjadi akibat paparan sinar matahari menimbulkan benjolan kecil, Benjolan yang muncul dapat mengandung kalsium, lemak, atau keduanya.

Kondisi ini sering kali diduga pterygium karena memiliki tanda dan gejala yang hampir serupa. Penyebab keduanya pun hampir sama, yaitu mata terpapar sinar matahari tanpa menggunakan kacamata hitam. Namun, pinguekula dan pterygium merupakan kondisi yang berbeda.

4. Fotokonjungtivitis dan fotokeratitis

fotokonjungtivitis adalah kondisi ketika konjungtiva mata mengalami peradangan setelah beberapa jam terpapar sinar matahari dan terkadang terasa menyakitkan

Sementara itu, fotokeratitis adalah kerusakan berat atau terbakar pada bagian kornea mata yang diakibatkan paparan sinar ultraviolet yang terjadi dalam jangka waktu panjang.

Seseorang yang terkena fotokeratitis akan mengalami gejala berupa pusing, mata nyeri dan terus-menerus berair, kelopak mata bengkak, mata merah, atau hilangnya penglihatan sementara.

Editor: Edy Pramana

Tag:  #sinar #bisa #bikin #mata #katarak #simak #penyakit #mata #yang #muncul #jika #terlalu #lama #terpapar #sinar

KOMENTAR