Aceh Jadi Wilayah dengan Kasus Malaria Knowlesi Tertinggi di Indonesia
Ilustrasi nyamuk. IDAI mengingatkan masyarakat waspada setelah Aceh menjadi wilayah dengan laporan kasus malaria knowlesi tertinggi di Indonesia.(Freepik/jcomp)
11:06
17 Mei 2026

Aceh Jadi Wilayah dengan Kasus Malaria Knowlesi Tertinggi di Indonesia

Aceh menjadi wilayah dengan laporan kasus malaria knowlesi tertinggi di Indonesia hingga April 2026.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama mereka yang tinggal atau beraktivitas di dekat kawasan hutan.

Dalam webinar IDAI yang diikuti Kompas.com secara daring pada Rabu (13/5/2026), dokter spesialis anak konsultan infeksi dan penyakit tropik IDAI, Dr Inke Nadia Diniyanti Lubis, PGDipPID M.Ked(Ped)., Sp.A, Subsp IPT(K)., Ph.D, mengatakan bahwa kasus malaria knowlesi mulai meningkat di sejumlah wilayah Indonesia.

“Sepanjang 2026 hingga April saja sudah ada 79 kasus yang disangkakan malaria knowlesi,” ujar dr. Inke.

Baca juga: Monkey Malaria Sudah Ditemukan di Indonesia, Apa yang Perlu Diwaspadai?

Aceh Jaya dilaporkan catat kasus terbanyak

Menurut Inke, Aceh menjadi salah satu wilayah yang paling disorot karena tingginya laporan kasus yang ditemukan di daerah tersebut.

Laporan yang dikutip RRI menyebutkan, hingga April 2026 terdapat sekitar 30 kasus malaria knowlesi di Kabupaten Aceh Jaya. 

IDAI menilai peningkatan risiko penularan berkaitan dengan aktivitas manusia di sekitar kawasan hutan dan area yang mengalami alih fungsi lahan.

“Karena terjadi alih fungsi lahan, manusia masuk ke dalam habitat yang baru sehingga berbagi ruang yang sama dengan monyet dan nyamuk yang dapat menularkan,” kata dr. Inke dalam webinar tersebut.

Baca juga: Monkey Malaria Mulai Ditemukan di Indonesia, Pendaki Diminta Waspada

Ditularkan nyamuk, bukan dari kontak dengan monyet

Ilustrasi nyamuk. IDAI mengingatkan masyarakat waspada setelah Aceh menjadi wilayah dengan laporan kasus malaria knowlesi tertinggi di Indonesia.Shutterstock/ frank60 Ilustrasi nyamuk. IDAI mengingatkan masyarakat waspada setelah Aceh menjadi wilayah dengan laporan kasus malaria knowlesi tertinggi di Indonesia.

Inke menjelaskan, malaria knowlesi atau yang juga dikenal sebagai monkey malaria merupakan penyakit zoonosis akibat infeksi parasit Plasmodium knowlesi.

Meski berasal dari primata, penularannya tidak terjadi langsung dari monyet ke manusia.

“Penularannya harus melalui gigitan nyamuk yang membawa parasit,” ujar dr. Inke.

Nyamuk dari kelompok Anopheles leucosphyrus dapat membawa parasit setelah menggigit monyet yang terinfeksi, lalu menularkannya ke manusia melalui gigitan berikutnya.

Gejalanya mirip malaria biasa

Menurut IDAI, gejala malaria knowlesi sekilas mirip malaria pada umumnya, seperti:

  • Demam tinggi
  • Menggigil
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi
  • Mual
  • Muntah
  • Tubuh terasa sangat lemas

Namun, penyakit ini disebut dapat berkembang cepat menjadi berat bila terlambat ditangani.

Inke mengingatkan bahwa pasien bisa mengalami komplikasi serius, termasuk gagal ginjal dan gangguan pernapasan.

IDAI minta masyarakat waspada

IDAI meminta masyarakat yang sering berkegiatan di area perkebunan, hutan, atau wilayah terpencil untuk lebih berhati-hati terhadap gigitan nyamuk.

Beberapa langkah pencegahan yang disarankan meliputi:

  • Memakai pakaian lengan panjang
  • Menggunakan losion antinyamuk
  • Tidur menggunakan kelambu
  • Menghindari aktivitas di luar ruangan pada waktu nyamuk aktif, terutama saat subuh dan malam hari

Baca juga: Pembukaan Hutan Disebut Bisa Picu Kenaikan Kasus “Monkey Malaria”

Tag:  #aceh #jadi #wilayah #dengan #kasus #malaria #knowlesi #tertinggi #indonesia

KOMENTAR