Binge Watching Bikin Susah Tidur? Ini Dampaknya bagi Tubuh
- Siapa yang tidak pernah tergoda untuk menonton satu episode lagi, lalu satu episode lagi, hingga tidak terasa jam sudah menunjukkan tengah malam?
Kemudahan mengakses serial favorit kapan saja dan di mana saja membuat kebiasaan binge-watching terasa begitu sulit dihentikan, bahkan ketika mata sudah mulai berat dan tubuh meminta istirahat.
Padahal, di balik keseruan maraton tontonan hingga larut malam, tersembunyi dampak yang tidak bisa diabaikan begitu saja.
Para peneliti menemukan bahwa kebiasaan ini tidak hanya mencuri jam tidur, tetapi juga mengganggu kualitas istirahat secara keseluruhan dan memberikan tekanan nyata pada tubuh serta pikiran dalam jangka panjang.
Lantas apa yang dimaksud dengan Binge Watching dan bagaimana dampaknya bagi kesehatan? Selengkapnya berikut ini urainnya.
Baca juga: Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Bikin HP Jadi Lemot
Apa itu Binge-Watching?
Binge-watching adalah kebiasaan menonton beberapa episode serial televisi atau konten streaming secara berurutan dalam satu sesi, seringkali hingga larut malam.
Istilah ini semakin populer seiring menjamurnya platform streaming seperti Netflix, Disney+, dan sejenisnya yang memungkinkan penonton mengakses seluruh musim sebuah serial sekaligus tanpa harus menunggu jadwal tayang mingguan.
Binge-watching ternyata berdampak jauh lebih serius dari yang banyak orang sadari. Survei yang dilakukan oleh American Academy of Sleep Medicine (AASM) mengungkapkan bahwa 88 persen orang dewasa mengaku pernah kehilangan jam tidur akibat kebiasaan ini.
Ironisnya, survei yang sama menunjukkan bahwa tidur sebenarnya menjadi prioritas utama kedua bagi masyarakat Amerika, tepat di bawah keluarga. Namun kenyataannya, waktu tidur terus dikorbankan demi hiburan malam.
Siapa yang paling rentan?
Kebiasaan begadang demi tontonan tidak merata di semua kelompok usia. Dalam survey tersebut menjelaskan sebanyak 44 persen anak muda berusia 18 hingga 24 tahun mengaku "sering" menunda tidur untuk menonton serial, sementara angka itu turun drastis menjadi hanya 14 persen pada mereka yang berusia 45 tahun ke atas.
Selain serial televisi, siaran langsung olahraga juga menjadi penyebab utama begadang, dengan 72 persen pria mengaku mengorbankan tidur demi menyaksikan pertandingan favorit. Sementara itu, perempuan lebih banyak terjaga karena membaca, dengan 71 persen mengaku pernah begadang untuk menyelesaikan buku.
Dampak bagi kesehatan
Mengorbankan tidur demi hiburan tidak hanya membuat tubuh lelah keesokan harinya. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan bahwa mereka yang gemar binge-watching mengalami tingkat kelelahan lebih tinggi.
Selain itu terdapat juga gejala insomnia yang lebih intens, kualitas tidur yang lebih buruk, serta tingkat kewaspadaan yang justru meningkat menjelang waktu tidur sehingga semakin sulit untuk terlelap.
Perasaan frustrasi dan rasa bersalah akibat melewatkan jam tidur juga kerap memperparah kondisi ini, terutama pada generasi Z.
Kendati demikian, binge-watching tidak perlu sepenuhnya ditinggalkan. AASM menyarankan agar setiap orang menerapkan kebiasaan tidur yang sehat dengan menetapkan rutinitas malam yang konsisten sebagai cara untuk membantu tubuh bersiap beristirahat.
Mengenali jam tidur ideal berdasarkan usia dan waktu bangun juga bisa menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga keseimbangan antara hiburan dan kesehatan tidur sebagaimana dirangkum KompasTekno dari American Academy of Sleep Medicine, AASM (aasm.org)
Baca juga: Kenapa Main HP sebelum Tidur Bikin Susah Mengantuk? Ini Alasannya
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.
Tag: #binge #watching #bikin #susah #tidur #dampaknya #bagi #tubuh