Mandi Air Dingin Disebut Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Penjelasannya
Mandi air dingin setiap hari disebut bisa membantu menurunkan berat badan. Temuan ini muncul dari penelitian terbaru yang menemukan paparan suhu dingin dapat membantu tubuh membakar lemak lebih cepat.
Melansir The Guardian (15/5/2026), penelitian tersebut dipresentasikan dalam European Congress on Obesity di Istanbul, Turki.
Studi dilakukan oleh peneliti dari University of Nottingham dan Leiden University Medical Center (LUMC) di Belanda.
Penelitian melibatkan 47 orang dewasa dengan obesitas atau kelebihan berat badan. Sebagian peserta diminta memakai rompi pendingin dan pelindung pinggang dingin selama dua jam setiap pagi sambil tetap menjalani aktivitas sehari-hari.
Rompi tersebut dipakai di atas kaus tipis dan berisi gel pendingin yang disimpan di freezer semalaman dengan suhu sekitar 15 derajat Celsius.
Baca juga: Jalan Kaki 8.500 Langkah Sehari Bisa Bantu Jaga Berat Badan Tetap Stabil
Paparan dingin disebut bisa membantu membakar lemak
Hasil penelitian menunjukkan peserta yang rutin terpapar suhu dingin mengalami penurunan berat badan sekitar 0,9 kilogram dalam enam minggu.
Penurunan tersebut hampir seluruhnya berasal dari lemak tubuh. Sementara itu, kelompok kontrol yang tidak mendapat paparan dingin justru mengalami kenaikan berat badan rata-rata 0,6 kilogram.
Peneliti utama dari LUMC, Dr Mariëtte Boon, mengatakan penelitian ini menjadi salah satu studi awal yang melihat efek paparan dingin dalam jangka lebih panjang pada orang dengan obesitas dan kelebihan berat badan.
“Paparan dingin bisa menjadi tambahan sederhana dan murah untuk strategi penurunan berat badan seperti pola makan sehat dan aktivitas fisik,” kata Boon.
Menurut peneliti, suhu dingin dapat membantu mempercepat pembakaran kalori di dalam tubuh.
Baca juga: Paul Walter Hauser Cerita Perjalanan Diet dan Belajar Mencintai Diri Sendiri
Lemak cokelat jadi kunci
Ilustrasi mandi. Penelitian terbaru menemukan paparan dingin harian, termasuk mandi air dingin, bisa membantu tubuh membakar lemak lebih cepat.
Profesor Helen Budge dari University of Nottingham menjelaskan paparan dingin harian dapat mengaktifkan lemak cokelat atau brown fat.
Berbeda dari lemak biasa, lemak cokelat bekerja dengan membakar cadangan lemak tubuh untuk menghasilkan panas.
“Paparan dingin harian mengaktifkan lemak cokelat yang menggunakan cadangan lemak tubuh untuk menghasilkan panas,” ujar Budge.
Ia menambahkan, penggunaan rompi pendingin kemungkinan melatih lemak cokelat menjadi lebih aktif dan memberi efek positif terhadap kadar lemak darah, gula darah, serta peradangan di tubuh.
“Semua itu berkaitan dengan pencegahan penyakit kardiovaskular,” lanjutnya.
Baca juga: Turun 69 Kg, Alison Hammond Ungkap Kunci Diet Tanpa Aturan Ekstrem
Apakah mandi air dingin juga bisa memberi efek serupa?
Selain rompi pendingin, para peneliti kini juga sedang meneliti apakah mandi air dingin bisa memberikan efek yang sama terhadap penurunan lemak tubuh.
Dalam studi terpisah di Belanda, sebanyak 34 perempuan dilibatkan. Separuh peserta diminta mandi dengan pengaturan air paling dingin selama 90 detik setiap pagi.
“Kami memiliki hipotesis bahwa mandi air dingin dan berenang di air dingin bisa memberikan efek yang sama,” kata Budge.
Meski begitu, ia mengingatkan berenang di air dingin tidak sepenuhnya bisa dibandingkan dengan mandi air dingin karena ada efek lain pada tubuh, termasuk cold shock atau respons tubuh saat tiba-tiba terkena suhu sangat dingin.
Boon menambahkan durasi paparan dingin pada rompi pendingin memang lebih lama dibanding mandi air dingin. Namun, suhu air dingin saat mandi biasanya jauh lebih rendah.
“Kami masih harus melihat apakah itu benar-benar berdampak pada penurunan berat badan,” kata Boon.
Ia berharap masyarakat nantinya bisa menemukan metode paparan dingin yang paling nyaman dan mudah dimasukkan ke rutinitas harian mereka.
Baca juga: Membentuk Tubuh Berotot Tidak Perlu Diet Ekstrem, Ini Kuncinya
Tag: #mandi #dingin #disebut #bisa #bantu #turunkan #berat #badan #penjelasannya