Lebih dari Soal Penampilan, Ini Manfaat Penurunan Berat Badan Saat Menopause
Ilustrasi (MAGNIFIC)
18:12
15 Mei 2026

Lebih dari Soal Penampilan, Ini Manfaat Penurunan Berat Badan Saat Menopause

Sekitar 70 persen perempuan mengalami kenaikan berata badan selama menopause. Penyebabnya beragam, termasuk faktor metabolisme, pola makan, dan terutama adalah menurunnya kadar hormon estrogen. 

Dikutip dari mayoclinic.org, estrogen memiliki peran penting dalam mengatur distribusi lemak di tubuh perempuan. 

Ketika kadar estrogen menurun, tubuh mulai mengubah pola penyimpanan lemak. Akibatnya, lemak lebih mudah menumpuk di area perut. Perubahan ini membuat banyak perempuan merasa tubuhnya berubah drastis meski pola makan tidak banyak berbeda dibanding sebelumnya.

“Rata-rata wanita mengalami peningkatan berat badan sekitar tiga kilogram selama periode transisi menopause ini,” kata Daniel H. Bessesen, MD, seorang ahli endokrinologi di Denver, Colorado, seperti dikutip dari WomensHealth. 

Baca juga: Tak Cuma Haid Berhenti Setahun, Ketahui Berbagai Gejala Menopause

Tentu saja, angka kenaikan itu hanya rata-rata, dengan beberapa wanita mengalami peningkatan berat badan lebih sedikit dan sebagian mengalami peningkatan lebih banyak.

Mengendalikan kegemukan

Meski demikian, kenaikan berat badan saat menopause bukan berarti tidak bisa dikendalikan. 

Ada banyak cara untuk mengendalikan kenaikan berat badan, yang utama tentunya adalah dengan mengatur pola makan dan meningkatkan latihan fisik.

Dengan semakin populernya obat-obatan penurun berat badan seperti Ozempic, Mounjaro, atau Wegovy, banyak perempuan yang beralih kepada obat resep ini untuk menurunkan bobot tubuhnya.

Baca juga: Bukan Diet Ekstrem, Ini Cara Menurunkan Berat Badan Cepat tapi Aman

Obat-obatan tersebut biasanya diberikan sekali seminggu melalui suntikan, bekerja dengan membantu pankreas meningkatkan produksi insulin untuk memindahkan gula dari darah ke jaringan tubuh.

Obat-obatan ini juga memperlambat pergerakan makanan melalui lambung dan menekan nafsu makan, sehingga menyebabkan penurunan berat badan.

Manfaat penurunan berat badan lebih dari sekedar penampilan

Penurunan berat badan yang dilakukan secara terarah justru dapat memberikan banyak manfaat kesehatan bagi perempuan di usia menopause. 

Selain membantu mengurangi lemak di area perut, menjaga berat badan ideal juga dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, hingga gangguan sendi.

Baca juga: Studi Ungkap Usia Paling Berbahaya untuk Naik Berat Badan, Risikonya Bisa Fatal

Lebih dari itu, berat badan yang lebih terkontrol juga sering dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik, tubuh terasa lebih bertenaga, serta membantu perempuan merasa lebih nyaman dan percaya diri menghadapi perubahan tubuh selama masa menopause.

Novo Nordisk memaparkan data baru pada ajang European Congress on Obesity (ECO) 2026 yang menunjukkan bahwa Wegovy® (semaglutide) memberikan penurunan berat badan yang konsisten pada perempuan dengan obesitas di berbagai tahap menopause, mulai dari pramenopause, perimenopause, hingga pascamenopause. Rata-rata penurunannya mencapai 22 persen.

Selain berat badan, lingkar pinggang para peserta juga berkurang cukup besar. Ini penting karena lingkar pinggang sering dikaitkan dengan lemak visceral, yaitu lemak yang menumpuk di sekitar organ dalam dan dapat meningkatkan risiko gangguan metabolik serta penyakit kardiovaskular.

Dalam studi berbasis data di Amerika Serikat, perempuan menopause yang menggunakan Wegovy® tercatat memiliki risiko migrain 42–45 persen lebih rendah mulai enam bulan setelah terapi dimulai, dibandingkan mereka yang hanya menjalani terapi hormon menopause. Risiko depresi juga disebut 25 persen lebih rendah.

Baca juga: Makan Malam Terlalu Larut Ternyata Mengganggu Kerja Hormon Insulin dalam Tubuh

Tag:  #lebih #dari #soal #penampilan #manfaat #penurunan #berat #badan #saat #menopause

KOMENTAR