Dokter Sebut Sepatu Anak Bukan Penyebab Kaki Datar, Ini penjelasannya
Ilustrasi(Vitamin/Pixabay)
18:06
29 Januari 2026

Dokter Sebut Sepatu Anak Bukan Penyebab Kaki Datar, Ini penjelasannya

Kekhawatiran orangtua terhadap bentuk kaki anak tak jarang muncul sejak usia dini.

Salah satu yang paling sering dipertanyakan adalah kondisi telapak kaki datar atau flat foot.

Tak sedikit orangtua yang percaya bahwa penggunaan sepatu tertentu dapat membantu membentuk lengkungan kaki anak agar tidak datar.

Namun, anggapan tersebut ditegaskan sebagai mitos oleh dokter spesialis ortopedi anak.

Dokter spesialis ortopedi subspesialis ortopedi anak lulusan Universitas Indonesia, dr. Mohammad Aulia Herdiyana, Sp.OT, Subsp. A.(K), mengatakan bahwa bentuk sepatu tidak menjadi faktor penentu telapak kaki anak menjadi datar atau tidak.

"Sering orang tua tanya, perlu pakai sepatu seperti apa kalau kakinya datar. Sejujurnya, prinsip saya asalkan anak nyaman. Inilah banyak mitos seputar flat foot (kaki datar)," kata dr. Aulia dikutip dari ANTARA, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Kaki Anak Kemasukan Cacing Tambang karena Main Tidak Pakai Sandal

Kaki datar pada bayi jadi hal normal

Aulia menjelaskan, berdasarkan penelitian, mayoritas bayi yang baru lahir memang memiliki telapak kaki datar.

Kondisi ini disebabkan oleh struktur kaki bayi yang masih sangat fleksibel serta lapisan lemak di bawah kulit telapak kaki yang masih tebal.

Menurut dia, pada sebagian besar anak, telapak kaki datar akan membaik secara alami saat usia sekitar 2 hingga 4 tahun. Pada fase ini, lengkungan kaki mulai terbentuk tanpa perlu intervensi khusus.

Baca juga: Tak Perlu Takut Cedera, Dokter Jelaskan Kenapa Jalan Kaki Justru Paling Aman

Ilustrasi kaki anakShutterstock Ilustrasi kaki anak

Faktor keturunan berperan

Meski demikian, Aulia menyebutkan ada kondisi kaki datar yang bisa bertahan hingga dewasa.

Hal ini umumnya berkaitan dengan faktor genetik atau keturunan.

"Kalau dia punya faktor keturunan, memang kemungkinan besar akan persisten sampai dewasa. Kalau dianalogikan flat foot itu seperti kita punya hidung dan mancung karena faktor keturunan yang kuat," ucap dia.

Namun, ia menegaskan bahwa flat foot yang menetap tidak selalu bermasalah.

Selama anak tidak mengalami keluhan, kondisi tersebut tidak otomatis memerlukan penanganan medis.

Baca juga: Kaki Anak Kemasukan Cacing Tambang karena Main Tidak Pakai Sandal

Kapan kaki datar perlu ditangani?

Dari sudut pandang medis, tindakan hanya diperlukan apabila flat foot disertai keluhan tertentu.

Misalnya, anak merasa nyeri saat berjalan, cepat lelah, atau mengalami gangguan pola jalan.

"Karena dia terlalu fleksibel, jadi tertekan terus di sisi dalamnya dan membuat anak jadi sakit. Itu ada indikasi kita lakukan pemasangan insole supaya kakinya tertahan atau ada beberapa teknik operasi yang diperlukan untuk koreksi," jelasnya.

Ia menambahkan, kasus yang memerlukan operasi tergolong jarang dan hanya dilakukan bila terdapat kelainan struktural yang signifikan serta mengganggu fungsi berjalan anak.

Baca juga: Kaki X dan O pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa Dokter?

Sepatu nyaman lebih penting

Terkait pemilihan alas kaki, Aulia menegaskan tidak ada jenis sepatu khusus yang terbukti dapat membentuk lengkungan kaki anak.

Oleh karena itu, orangtua tidak perlu terpaku pada sepatu mahal atau berlabel “khusus flat foot”.

“Enggak ada sepatu yang spesifik sebenarnya. Selama anak berjalan nyaman, tidak ada keluhan, dan pergerakannya baik, alas kaki apa pun tidak masalah,” ujarnya.

Ia menyarankan orangtua memilih sepatu yang sesuai ukuran, fleksibel, dan tidak membuat anak kesakitan saat bergerak.

Kenyamanan anak, menurutnya, jauh lebih penting dibanding mengikuti mitos yang belum tentu benar.

Dengan pemahaman yang tepat, orang tua diharapkan tidak lagi cemas berlebihan menghadapi kondisi telapak kaki datar pada anak.

Kaki datar pada usia dini umumnya merupakan bagian dari proses tumbuh kembang yang normal dan akan membaik seiring waktu tanpa perlu intervensi khusus.

Tag:  #dokter #sebut #sepatu #anak #bukan #penyebab #kaki #datar #penjelasannya

KOMENTAR