Usia Berapa Harus Vaksin Cacar Api? Ini Rekomendasi Dokter
Ilustrasi vaksin. (Freepik/jcomp)
18:06
19 Januari 2026

Usia Berapa Harus Vaksin Cacar Api? Ini Rekomendasi Dokter

- Rekomendasi vaksinasi cacar api atau herpes zoster tidak hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga kondisi kesehatan yang memengaruhi daya tahan tubuh.

Namun demikian, dokter spesialis penyakit dalam dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR menjelaskan bahwa usia tetap menjadi salah satu dasar utama dalam rekomendasi vaksin cacar api.

“Jadi rekomendasi vaksinasi cacar api itu diberikan pertama berdasarkan usia di atas 50 tahun atau sebelum 50 tahun, tapi punya penyakit yang meningkatkan risiko,” jelasnya dalam acara Kenali Cacar Api Health Talk di Siloam Lippo Karawaci, Sabtu (17/1/2026).

Menurut dr. Sandra, kelompok usia di bawah 50 tahun tetap disarankan untuk melakukan vaksinasi jika memiliki kondisi medis tertentu yang menurunkan sistem imun.

“Kalau memang punya autoimun, punya asma, alergi, menggunakan steroid, ini juga berisiko karena obat-obatan tersebut bisa menurunkan sistem imun kita. Punya kanker, kemoterapi, itu juga meningkatkan risiko,” terang dr. Sandra.

"Jadi usia 35 tahun kalau ada pengobatan kanker, itu menurunkan sistem imun, itu juga bisa vaksin,” imbuhnya.

Ia menekankan, kondisi kesehatan memiliki peran besar dalam menentukan risiko seseorang mengalami reaktivasi virus penyebab cacar api.

Untuk diketahui, cacar api disebabkan oleh virus yang sama dengan virus saat seseorang terkena cacar air, yaitu Varicella Zoster (VZV). Jadi, seseorang yang pernah terkena cacar api memiliki risiko terkena cacar api di kemudian hari.

(Ki-ka) dr. Johan Wijoyo - Head of Medical Adult Vaccine GSK Indonesia, Maia Estianti - Duta Kampanye Kesehatan ?Kenali Cacar Api?, dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Siloam Lippo Village dalam acara Kenali Cacar Api Health Talk di Siloam Lippo Karawaci, Sabtu (17/1/2026).Dok. GSK Indonesia (Ki-ka) dr. Johan Wijoyo - Head of Medical Adult Vaccine GSK Indonesia, Maia Estianti - Duta Kampanye Kesehatan ?Kenali Cacar Api?, dr. Sandra Sinthya Langow, Sp.PD-KR - Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Siloam Lippo Village dalam acara Kenali Cacar Api Health Talk di Siloam Lippo Karawaci, Sabtu (17/1/2026).

Namun, ia menegaskan bahwa saat ini ada batas usia vaksinasi yang ditentukan berdasarkan penelitian berada di usia 18 tahun.

Lebih lanjut, Head of Medical Adult Vaccine GSK Indonesia, dr. Johan Wijoyo, menjelaskan bahwa hingga saat ini, rekomendasi vaksinasi memang masih mengacu pada dua kelompok utama.

“Ya. Ini memang untuk saat ini masih untuk di atas 50 tahun dan juga 18 tahun ke atas dengan peningkatan risiko itu aja sih,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Dengan demikian, vaksin cacar api direkomendasikan untuk usia di atas 50 tahun, serta usia 18 tahun ke atas yang memiliki faktor risiko penurunan sistem imun.

Jarak vaksin setelah sembuh

Pemberian vaksin cacar api dalam dua dosis, dengan jarak dua hingga enam bulan.

“Vaksinnya itu dua kali dengan jarak, yang pertama kita lakukan vaksin, jarak yang kedua itu paling cepat dua bulan, sesudah itu nanti maksimum enam bulan,” ucapnya.

Jika pemberian vaksin setelah seseorang sembuh dari cacar api, maka perlu disesuaikan dengan rekomendasi medis.

“Biasanya sesudah sembuh, ada berbagai pendapat dari berbagai organisasi, ada yang antara satu tahun, itu sudah bisa divaksinasi. Tapi ada juga organisasi tertentu yang mengatakan tiga bulan itu sudah bisa divaksinasi,” katanya.

Efektivitas vaksin cacar api

Terkait efektivitas, dr. Sandra mengatakan vaksin cacar api menunjukkan hasil yang baik berdasarkan berbagai penelitian.

“Efektivitas vaksin yang saat ini sudah ada dalam berbagai penelitian cukup tinggi, bahkan ada yang di atas 95 persen.”

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa vaksin tetap perlu dibarengi dengan upaya menjaga daya tahan tubuh.

Tag:  #usia #berapa #harus #vaksin #cacar #rekomendasi #dokter

KOMENTAR