Wajib Tahu! Khasiat Kecombrang Untuk Kesehatan, Berikut Penjelasan Ahli
Bunga Kecombrang (Pexel)
18:09
2 Februari 2024

Wajib Tahu! Khasiat Kecombrang Untuk Kesehatan, Berikut Penjelasan Ahli

- Bunga umumnya digunakan sebagai penghias dan penyegar mata karena begitu indah dipandang. Jenis bunga tertentu sengaja dipetik dan diletakkan di sebuah ruangan karena aromanya yang dinilai harum dan membuat rileks.

Namun, ternyata ada pula jenis bunga yang dapat dikonsumsi atau termasuk dalam edible flower, salah satunya yaitu bunga kecombrang (Etlingera elatior) disebut juga dengan honje atau kantan.

Selain tumbuhan rempah, kecombrang juga merupakan tumbuhan semak dengan tinggi 1-3 meter, berbatang semu, tegak, berpelepah, dan membentuk rimpang. Rupa kecombrang seperti tanaman hias pisang-pisangan, dengan daun tunggal yang memiliki panjang 20-30 sentimeter, sedangkan lebarnya 5-15 sentimeter, di bagian ujung dan pangkalnya runcing namun rata.

Bunga kecombrang adalah bunga majemuk yang berbentuk bonggol dengan panjang tangkai 40-80 sentimeter. Sedangkan panjang benang sari kurang lebih 7,5 centimeter, putiknya kecil dan putih. Mahkota bunganya bertaju, berbulu jarang, dan warnanya kemerahan.

Bentuk biji kecombrang kotak atau bulat dengan warna putih atau merah jambu. Kerap dijadikan sebagai bahan campuran dan penyedap masakan Nusantara. Di Sumatra, bunga kecombrang dijadikan sambal atau sebagai bumbu gulai khas Sumatera. Di Jawa Barat bunga ini dijadikan lalap yang dihidangkan bersama sambal. Di Banyumas, bunga kecombrang dikukus lalu dijadikan pecel.

Orang Medan menjadikannya sebagai bahan dasar sayur asam karo yang lezat. Lalu, di Sulawesi Selatan, kecombrang dijadikan sebagai bumbu masakan untuk ikan kuah kuning. Sedangkan di negara tetangga, Malaysia dan Singapura menjadikan kecombrang sebagai salah satu unsur penting dalam membuat laksa.

Aromanya yang begitu khas dan kuat membuat kecombrang kerap dijadikan sebagai bahan untuk mengurangi aroma anyir pada makanan laut, seperti ikan dan sebagainya. Selain itu, kecombrang juga rendah kalori. Bunga kecombrang juga mengandung berbagai mineral penting, seperti magnesium, zat fosfor, kalsium, zat besi, potasium, dan zinc. Bunga ini juga mengandung berbagai nutrisi gizi dan nongizi, seperti protein, lemak, karbohidrat, energi, dan serat.

Meskipun terkenal sebagai rempah-rempah atau campuran bahan makanan, banyak pula kegunaan lain yang dapat dimanfaatkan dari tanaman kecombrang. Kecombrang dapat dijadikan sebagai sabun alami, dengan cara menggosokkan langsung batang semu yang dimiliki kecombrang ke tubuh dan wajah. Dapat juga menggunakan pelepahnya dengan cara menggosokkannya hingga keluar busa yang harum. Menggosokkan kecombrang ke tubuh juga dapat sebagai obat untuk penyakit yang berhubungan dengan kulit, seperti penyakit campak. Selain itu, kecombrang dapat melancarkan ASI, dan juga dapat membersihkan darah di dalam tubuh. Dirangkum dari website indonesia.go.id

Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof. Dr. apt. Mangestuti Agil, MS. memaparkan bahwa pada kembang kecombrang memiliki kandungan nutrisi bernilai tinggi seperti asam lemak tak jenuh, protein, asam amino, dan mineral.

Juga ada serat yang sangat tinggi konsentrasinya sehingga sesuai untuk menjaga kesehatan jantung, mengendalikan kadar kolesterol, dan mencegah sulit buang air besar. Ada kandungan kadar asam amino nonesensial tinggi juga berfungsi sebagai antiradang, pendongkrak sistem imunitas, antioksidan, dan antimikroba.

Padahal, kecombrang juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan yang tidak kalah dari tanaman herbal lainnya. Kandungan Nutrisi Kecombrang terdapat dalam 100 gram kecombrang mengandung 34 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

  • 7 gram karbohidrat
  • 3 gram serat
  • 1 gram protein
  • 1 gram lemak

Tidak sampai di situ, ada pula berbagai zat gizi mikro, seperti kalsium, zat besi, kalium, fosfor, vitamin B, dan senyawa bersifat antioksidan yang terkandung dalam tanaman kecombrang.

Kandungan gizi kecombrang yang memiliki nama latin Etlingera elatior ini adalah jenis tanaman rempah yang banyak ditemukan di berbagai daerah Indonesia, terutama Sumatera dan Jawa. Rempah ini banyak dijadikan sebagai campuran atau bumbu penyedap yang memberikan aroma dan rasa yang khas pada masakan.

Kecombrang dikenal dengan banyak istilah lain, seperti kantan, honje, kincung, asam cekala, atau sambuang. Dalam bahasa Inggris, kecombrang dikenal dengan istilah torch ginger yang diambil dari bentuk kuncup bunganya yang berwarna merah menyerupai obor. Selain itu, beberapa orang juga mengenalnya sebagai red ginger lily.

Dilansir dari laman Data Komposisi Pangan Indonesia (DKPI), per 100 gram kecombrang segar mengandung nutrisi, seperti berikut ini.
- Air: 90 gram (g).
- Kalori: 34 kkal.
- Protein: 0,9 g.
- Lemak: 1,0 g.
- Karbohidrat: 6,7 g.
- Serat: 2,6 g.
- Kalsium: 60 miligram (mg).
- Fosfor: 16 mg.
- Zat besi: 1,0 mg.
- Kalium: 650,6 mg.
- Karoten Total: 73 mg.
- Riboflavin (Vit. B2): 0,02 mg.
- Niacin (Vit. B3): 0,8 mg

Melimpahnya kandungan nutrisi kecombrang membuat bunga ini tidak hanya bisa digunakan untuk melezatkan masakan, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini adalah beberapa manfaat kecombrang:

1. Meredakan panas dalam
Pemakaian kecombrang sebagai obat panas dalam mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia. Manfaat ini bukan sekadar kepercayaan belaka, tetapi juga didukung oleh senyawa anti radang di dalamnya. Senyawa anti radang diketahui mampu meredakan salah satu gejala panas dalam, yaitu sakit tenggorokan.

2. Mencegah penyakit kronis
Kecombrang dipercaya mampu mencegah terjadinya penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, hipertensi, dan penyakit neurodegeneratif, misalnya penyakit Alzheimer.

Manfaat ini diperoleh dari senyawa flavonoid dan fenolik yang melimpah dalam kecombrang. Senyawa tersebut bersifat antioksidan sehingga mampu mencegah bahaya paparan radikal bebas yang menjadi penyebab terjadinya berbagai penyakit kronis.

3. Mengendalikan kadar gula darah
Untuk penderita prediabetes atau diabetes, cobalah sertakan kecombrang dalam menu makan sehari-hari. Soalnya, bunga ini diketahui baik untuk mengendalikan kadar gula darah karena bersifat antihiperglikemik yang mampu memperlambat penyerapan karbohidrat dan gula di usus. Dengan begitu, risiko terjadinya lonjakan gula darah setelah makan dapat dihindari dan kadar gula darah bisa tetap stabil.

4. Mengontrol produksi asam urat
Bila kamu masih suka makan makanan tinggi purin yang bisa meningkatkan produksi asam urat, seperti jeroan atau daging merah, inilah saatnya untuk memperbanyak konsumsi kecombrang. Soalnya, kecombrang kaya akan senyawa alami, seperti flavonoid, polifenol, dan saponin, yang mampu mengontrol produksi asam urat berlebih.

5. Mencegah peradangan
Kecombrang bermanfaat dalam mencegah peradangan atau inflamasi. Hal ini berasal dari senyawa alami terpenoid dan flavonoid. Kedua senyawa ini diketahui dapat menghambat kerja enzim pemicu peradangan. Ini artinya, kecombrang bisa mencegah penyakit akibat peradangan, seperti penyakit Alzheimer dan radang sendi.

6. Mencegah kanker
Ukurannya boleh kecil, tetapi kecombrang punya manfaat begitu besar bahkan disebut-sebut bisa mencegah kanker. Penelitian mengungkapkan bahwa senyawa alami dalam kecombrang bersifat antikanker sehingga mampu melawan dan menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

7. Mengobati Luka dengan Cepat
Selain sifat antioksidan dan anti-inflamasi, kecombrang juga mengandung antimikroba yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Sebuah alternatif alami yang efektif untuk merawat luka tanpa perlu bantuan bahan kimia.

8. Mencegah Dehidrasi
Kecombrang, dengan kandungan air dan mineralnya, dapat mencegah terjadinya dehidrasi. Keseimbangan cairan tubuh sangat penting untuk kesehatan, dan kecombrang dapat menjadi bagian dari strategi untuk menjaga kecukupan cairan.

9. Mengatasi Bau Badan Secara Alami
Aroma harum kecombrang bukan hanya berguna untuk masakan, tetapi juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan. Menumbuk bunga dan batang kecombrang kemudian menggunakannya sebagai sabun dapat memberikan kesegaran sepanjang hari.

10. Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Gigi
Kalsium yang tinggi dalam kecombrang membuatnya menjadi pilihan sempurna untuk mendukung kesehatan tulang dan gigi. Terutama penting untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

11. Sifat Anti-Inflamasi
Aktivitas anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi masalah perut dan bahkan tukak lambung. Meskipun perlu penelitian lebih lanjut pada manusia, ini menjanjikan untuk pengobatan yang lebih alami.

12. Mencegah hiperurisemia
Hiperurisemia adalah istilah medis dari tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Manfaat kecombrang dalam mencegah hiperurisemia diperoleh dari berbagai senyawa alami di dalamnya, yaitu flavonoid, polifenol, dan saponin, yang mampu mengontrol produksi asam urat berlebih.

Sayuran ini juga sangat baik dikonsumsi untuk meningkatkan penyerapan gizi tubuh yang berasal dari makanan. Semua nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh akan terserap lebih baik karena kecombrang mengandung banyak vitamin dan mineral penting seperti salah satunya adalah fosfor dan manfaat serat.

Manfaat bunga kecombrang untuk kesehatan sudah terbukti ampuh dalam mengatasi berbagai jenis penyakit, peradangan bahkan masalah kulit sehingga bisa anda jadikan makanan sehat untuk dikonsumsi setiap hari. Selain itu, bunga kecombrang ini juga sangat aman dikonsumsi wanita dalam masa kehamilan serta menyusui.

"Meski begitu menjanjikan, sebagian besar penelitian kecombrang untuk mencegah kanker baru dilakukan pada hewan. Makanya, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas kecombrang dalam mencegah kanker pada manusia."

Editor: Ilham Safutra

Tag:  #wajib #tahu #khasiat #kecombrang #untuk #kesehatan #berikut #penjelasan #ahli

KOMENTAR