

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadila


Genjot Hilirisasi, Bahlil Targetkan Pendapatan Perkapita RI Tahun 2024 Tembus USD 6.000
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadila menyatakan komitmennya untuk terus menggenjot hilirisasi agar sejalan dengan perolehan pendapatan perkapita. Terutama pada sektor-sektor primadona komoditas tambang serta minyak dan gas. "Dari investasi tersebut kita lagi mencanangkan hilirisasi. Hilirisasi secara baik terukur terutama pada sektor sektor pengembangan komoditas pertambangan kita dan oil and gas. Ini yang akan kita lakukan masih sektor primadona karena ini adalah cara bagaimana meningkatkan pendapatan perkapita kita," kata Bahlil dalam konferensi pers Prospek Investasi Pasca Pemilu 2024 di kantornya, Senin (18/3). Bahlil menargetkan dari program hilirisasi itu akan meningkatkan pendapatan perkapita sebesar USD 6.000 pada tahun 2024. Adapun tahun ini, target investasi ditetapkan naik menjadi Rp 1.600 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 1.400 triliun. "Sekarang pendapatan perkapita kita sekitar USD 5300 dan kita targetkan di tahun ini bisa sampai USD 5500 - USD 6000 supaya di tahun 2030-2035 untuk menjadi Indonesia emas pendapatan perkapita kita di atas USD 10 ribu," imbuhnya. Dia menjelaskan, hilirisasi RI masih berfokus pada sektor pertambangan dengan komoditas yang terdiri dari nikel, bauksit, timah, tembaga, dan emas. Selain itu, pemerintah juga akan menggenjot hilirisasi minyak dan gas. "Untuk hilirisasi oil and gas kita akan mengelola gas menjadi pupuk, kemudian gas menjadi lpg dan gas menjadi methanol dan ethanol," ujarnya. Sebagaimana diketahui, realisasi investasi Januari - Desember 2023 tembus Rp 1.418,9 triliun. Angka itu tercatat 101,3 persen dari target yang ditetapkan Rp 1.400 triliun. Capaian realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 744 triliun atau 52,4 persen dari target. Lalu, 47,6 persen lainnya merupakan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 674,9 triliun. Dari total investasi ini, telah menyerap Tenaga Kerja Indonesia (TKI) mencapai 1,8 juta.
Editor: Banu Adikara
Tag: #genjot #hilirisasi #bahlil #targetkan #pendapatan #perkapita #tahun #2024 #tembus #6000