Koreksi Tajam IHSG Sesi I: Semua Sektor di Zona Merah
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah cukup dalam pada sesi satu perdagangan Kamis (30/4/2026). Indeks turun 2,46 persen ke level 6.927.
Koreksi terjadi merata pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Misalnya, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah 10,2 persen. Disusul PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 5,7 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka Melemah ke 7.050, Tertekan Aksi Jual di Awal Perdagangan
Ilustrasi IHSG
Lalu, PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah 5,6 persen, serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang terkoreksi 2,5 persen.
Tekanan jual juga terlihat di seluruh indeks sektoral.
Hingga sesi I, semua sektor berada di zona merah, dengan sektor bahan baku dan industri menjadi yang paling dalam terkoreksi.
Pada akhir sesi satu, IHSG tercatat berada di level 6.926,55, turun 175 poin dan menjadi titik terendah indeks sepanjang tahun 2026.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat ke Level 7.144, Saham HMSP, ERAA, Hingga BIPI Bisa Dicermati Ritel
Bahkan, sejak awal tahun IHSG tercatat telah terkoreksi 20 persen.
Hanya 95 saham menguat, 618 saham melemah, dan 98 saham stagnan.
Nilai transaksi mencapai Rp 11,28 triliun dengan volume perdagangan sekitar 23,47 miliar saham dalam lebih dari 1,55 juta kali transaksi.
Adapun saham yang masuk top gainers: PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik 21,98 persen ke Rp 222.
Baca juga: IHSG Rabu Hijau, Asing Jual BMRI, BBCA, hingga BBRI
PT PP Persero Tbk (PTPP) naik 6,45 persen ke Rp 264. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) naik 2,22 persen ke Rp 92.
Saham yang masuk top losers: PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) turun 10,17 persen ke Rp 1.545.
PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) turun 7,85 persen ke Rp 880. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 6,44 persen ke Rp 3.630.
Tag: #koreksi #tajam #ihsg #sesi #semua #sektor #zona #merah