HKTI: Sikap Anti Impor Beras Prabowo Sudah Ada Sejak 2004
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) sekaligus Wakil Menteri Pertanian Sudaryono saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (27/4/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni’am)
12:28
27 April 2026

HKTI: Sikap Anti Impor Beras Prabowo Sudah Ada Sejak 2004

- Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Sudaryono menyebut sikap anti impor beras Presiden Prabowo Subianto sudah muncul sejak 2004.

Saat itu, Prabowo menjabat Ketua Umum HKTI dan belum berada di pemerintahan.

“Bahwa cita-cita tidak impor beras, sikap anti-impor beras itu memang sudah ditunjukkan Ketua Umum HKTI, sejak beliau menjadi Ketua Umum HKTI tahun 2004, sudah bersikap anti dan tidak boleh impor beras lagi,” kata Sudaryono di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Mengkaji Ulang Rencana BUMN Kuasai Impor Gula Rafinasi dari Sisi Akademisi

Sikap tersebut kemudian diwujudkan saat Prabowo menjabat Presiden. Pemerintah menyatakan tidak melakukan impor beras konsumsi sepanjang 2025.

Prabowo juga mengumumkan capaian swasembada beras pada awal Januari 2026.

Selain beras, impor jagung untuk pakan juga dihentikan. Pemerintah menekan ketergantungan pada pasokan luar negeri.

“Yang dulu impor, kita kurangi-kurangi impornya,” tutur Sudaryono.

Kebijakan ini diikuti dorongan pada produksi dalam negeri. Pemerintah menargetkan peningkatan output komoditas pangan.

Sektor gula menjadi salah satu fokus. Pemerintah menerima masukan dari Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia untuk menekan impor.

Impor gula konsumsi ditutup. Produksi nasional didorong untuk memenuhi kebutuhan domestik.

“Sehingga kita bisa dorong produksi gula kita, nasional kita, betul-betul bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri kita, dan mensejahterakan petani kita,” ujarnya.

Baca juga: Tak Ada Impor Beras Industri 2026, Harga Pangan Olahan Diprediksi Naik

Sudaryono menilai konsistensi Prabowo terlihat dari kebijakan yang diambil. Ia menyebut komitmen tersebut berpihak pada petani.

Pemerintah juga menerbitkan sejumlah produk hukum untuk melindungi sektor pertanian.

“Presiden kita bersama dengan rakyat, Presiden Prabowo bersama dengan petani, dan apapun yang baik bagi petani, apapun yang baik bagi pangan, apapun yang baik untuk menjamin ketahanan dan ketersediaan pangan, presiden pasti tempuh semua,” kata dia.

Tag:  #hkti #sikap #anti #impor #beras #prabowo #sudah #sejak #2004

KOMENTAR