Kereta Petani dan Pedagang Telah Layani 11.428 Penumpang, Pergerakan Tertinggi Tercatat di Stasiun Cikeusal
Kereta Petani dan Pedagang. (Dok. KAI)
06:18
20 Februari 2026

Kereta Petani dan Pedagang Telah Layani 11.428 Penumpang, Pergerakan Tertinggi Tercatat di Stasiun Cikeusal

- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan jumlah penumpang Kereta Petani dan Pedagang telah mencapai 11.428 orang terhitung sejak mulai beroperasi pada 1 Desember 2025 hingga 17 Februari 2026.

Jumlah tersebut tercatat para penumpang yang naik dan turun di lintas Commuter Line Merak. Adapun pergerakan tertinggi tercatat di Stasiun Cikeusal dengan 3.730 pelanggan naik dan 3.511 pelanggan turun.

"Data ini memperlihatkan peran Cikeusal sebagai titik distribusi utama komoditas lokal, terutama hasil pertanian, olahan makanan, serta produk kerajinan yang dipasarkan menuju Serang, Cilegon, dan Merak," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya, Kamis (19/2).

Lebih lanjut, Anne membeberkan bahwa Kereta Petani dan Pedagang merupakan hasil modifikasi sarana yang sepenuhnya dikerjakan oleh Balai Yasa Surabaya Gubeng.

Adapun proses pengerjaan mencakup penataan ulang interior, pengaturan ruang bagasi agar terpisah dan tertib, penguatan aspek keselamatan, hingga penyesuaian akses naik turun di sejumlah stasiun.

Selain itu, pengerjaan dilakukan oleh tenaga teknis internal dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna yang membawa barang dagangan dalam volume tertentu.

"Secara teknis, kereta ini memiliki 73 tempat duduk dengan area bagasi khusus dan dioperasikan dalam 14 perjalanan setiap hari, terdiri dari 7 perjalanan Merak–Rangkasbitung dan 7 perjalanan Rangkasbitung–Merak yang melayani 11 stasiun," jelasnya.

Bahkan, setiap pelanggan diperkenankan membawa maksimal dua koli berukuran 100 cm x 40 cm x 30 cm guna menjaga keteraturan selama perjalanan. Dari sisi tarif perjalanan hanya dibanderol sebesar Rp3.000, setara dengan tarif KRL umum yang tercatat menerima Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.

Anne juga menyampaikan modifikasi yang dilakukan Balai Yasa Surabaya Gubeng menunjukkan kesiapan fasilitas perawatan sarana dalam menghadirkan layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat.

“KAI akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi operasional berdasarkan data perjalanan dan respons pelanggan guna menjaga kualitas layanan di lintas Merak,” tukas Anne.

 

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #kereta #petani #pedagang #telah #layani #11428 #penumpang #pergerakan #tertinggi #tercatat #stasiun #cikeusal

KOMENTAR