Trump dan Netanyahu Tekan Iran untuk Batasi Ekspor Minyak ke China
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sepakat meningkatkan tekanan terhadap Iran, salah satunya dengan membatasi ekspor minyak Iran ke China.()
16:08
16 Februari 2026

Trump dan Netanyahu Tekan Iran untuk Batasi Ekspor Minyak ke China

– Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sepakat meningkatkan tekanan terhadap Iran, salah satunya dengan membatasi ekspor minyak Iran ke China.

Kesepakatan itu terjadi dalam pertemuan di Gedung Putih, Rabu pekan lalu. Laporan Axios yang dikutip Reuters menyebut, kesepakatan ini berdasarkan pengakuan dua pejabat AS yang mendapat pengarahan terkait isu tersebut.

“Kami setuju bahwa kami akan memberikan tekanan maksimal terhadap Iran, misalnya mengenai penjualan minyak Iran ke China,” kata seorang pejabat senior AS kepada Axios, Sabtu (14/2/2026), dikutip dari Reuters.

Baca juga: Iran Buka Peluang Kerja Sama Migas sampai Pesawat dengan AS

China sendiri menyerap lebih dari 80 persen ekspor minyak Iran. Setiap pengurangan perdagangan ini akan berdampak langsung pada pendapatan minyak Teheran. Langkah AS dan Israel diharapkan menekan ekonomi Iran secara signifikan.

Diplomasi Nuklir Masih Berjalan

Diplomat AS dan Iran pekan lalu menggelar pembicaraan nuklir melalui mediator Oman. Upaya ini dilakukan untuk menghidupkan kembali jalur diplomasi, meski ketegangan terus meningkat.

Presiden Trump juga menempatkan armada angkatan laut AS di wilayah Teluk, dengan kesiapan militer menghadapi kemungkinan operasi berkelanjutan selama beberapa minggu terhadap Iran.

Baca juga: Bukan untuk Serang Iran, Ini Alasan AS Kerahkan Armada Militer Besar ke Timur Tengah

Ketegangan AS-Iran Terus Meningkat

Diketahui, hubungan AS dan Iran kembali memanas beberapa bulan terakhir karena Washington kembali mempersoalkan program nuklir Teheran.

Di tengah tensi politik yang tinggi, AS mengirim kapal induknya ke perairan Timur Tengah dan menyiagakan armada militernya untuk menghadapi kemungkinan serangan ke Iran.

Merespons situasi ini, Iran mengancam akan menggempur pangkalan militer AS di Timur Tengah jika negaranya diserang. Iran ditakuti karena program nuklirnya yang dapat dimanfaatkan untuk sumber daya energi dan produksi rudal balistik canggih.

Meski demikian, di tengah tensi yang terus meningkat, kedua pihak tetap bersedia duduk di meja perundingan.

Tag:  #trump #netanyahu #tekan #iran #untuk #batasi #ekspor #minyak #china

KOMENTAR