Kuatkan Kampanye Semarang Bersinar, Pemkot Semarang dan PLN Kompak Siapkan Ekosistem kendaraan Listrik
– Upaya pengurangan emisi gas buang dengan berpindah ke kendaraan listrik diperkenalkan lewat program bertajuk Berwisata Nir Emisi dalam Mengurangi Pencemaran (Semarang Bersinar), Kerja sama JawaPos.com dan Jawa Pos TV dengan Pemerintah Kota Semarang dan PT PLN (Persero).
Kegiatan Semarang Bersinar digelar selama dua hari, yakni Sabtu (14/2) dan Minggu (15/2) di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pada hari pertama, digelar forum diskusi di Aula Balai Kota Semarang. Kemudian pada hari kedua digelar bazar UMKM di Taman Garuda Kota Lama, yang dimeriahkan band Serempet Gudal.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan Parade Mobil Listrik di Titik 0 Kilometer yang diikuti belasan mobil listrik, yang bertujuan mengampanyekan pengguna kendaraan zero emisi ke masyarakat.
Adapun peserta parade merupakan pabrikan mobil listrik seperti Wuling, BYD, Cherry, AION, dan merk lainnya, termasuk dua bus listrik dari Dishub Kota Semarang.
CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar mejelaskan jika penjualan mobil listrik setiap tahun mengalami peningkatan yang cukup pesat.
Hal ini dipengaruhi karena adanya insentif yang diberikan pemerintah pusat dan membuat harganya lebih murah dibandingkan mobil dengan bahan bakar fosil.
"Dengan adanya insentif ini, banyak user baru ataupun pemilik mobil yang berpindah ke mobil listrik karena ada potongan harga atau insentif dari pemerintah," terangnya, Minggu (15/2)
Menurut Dhimas, kendaraan zero emisi ini juga menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Pemkot Semarang, yang sedang melakukan uji coba dua bus listrik untuk transportasi massal Trans Semarang.
"Langkah dari Pemkot ini adalah langkah yang baik untuk memperbaiki kualitas udara yang minim polusi," bebernya.
PLN kata dia, juga terus membangun SPKLU dibeberapa titik strategis. Hal ini dilakukan untuk memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengisi baterai. Apalagi Semarang menjadi salah satu kota pariwisata yang semakin dilirik wisatawan.
"Pemkot juga fokus ke sana. PLN juga sudah menyediakan tempat pengisian di beberapa titik strategis," tuturnya.
Manager Unit Layanan Pelanggan PT PLN (Persero) Semarang Tengah, Aziz Setiawan, menjelaskan jika PLN berkomitmen memberikan support sepenuhnya untuk memperluas ekosistem kendaraan listrik. Salah satunya dengan membuat SPKLU di titik strategis yang ada di Kota Lumpia.
Misalnya di perkantoran, pusat perbelanjaan hingga perhotelan, kini sudah ada SPKLU milik PLN. "Harapannya kemudahan ini bisa membuat pengguna mobil listrik meningkat, tambahnya.
Bentuk support lainnya, lanjut Aziz, pihak PLN gencar menggelar berbagai kegiatan termasuk sosialisasi penggunaan kendaraan listrik. Selain itu, juga ada kemudahan serta diskon pemasangan Home Charging.
"Kita berikan skema diskon untuk pemasangan Home Charging, ada pula diskon pengisian di jam tentu," katanya.
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Semarang Danang Kurniawan menjelaskan bahwa Pemkot Semarang punya komitmen serius untuk menciptakan zero emisi. Salah satunya dengan pembenahan transportasi umum yakni Trans Semarang.
"Akhir tahun ini kita upayakan di koridor I bisa berpindah ke listrik. Selain itu bus yang memiliki berada di ambang emisi, kita minta operator untuk melakukan perbaikan, bus yang tua dilakukan peremajaan," katanya.
Kesiapan sarana dan prasarana bus listrik tambah dia, saat ini tengah dimatangkan. Termasuk kepada operator bus Trans Semarang untuk bisa membangun tempat pengisian listrik.
"Kita support sekali, isu iklim perubahan ini harus disespon dengan penggunaan kendaraan listrik," pungkas Danang.
Tag: #kuatkan #kampanye #semarang #bersinar #pemkot #semarang #kompak #siapkan #ekosistem #kendaraan #listrik