Prabowo Telepon Amran Tiga Kali Sehari, Tanya Harga Daging
- Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengaku ditelepon Presiden Prabowo Subianto hingga tiga kali dalam sehari karena menanyakan harga daging dan ayam.
Informasi itu Amran ungkapkan dalam acara pembukaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di kantornya, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Amran meminta semua pihak, terutama pengusaha penggemukan sapi (feedloter), rumah pemotongan hewan (RPH), sampai peternak ayam untuk tidak menaikkan harga pangan menjelang Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri.
“Sekali lagi setiap kita pertemuan dan bahkan Bapak Presiden kita pernah tiga kali sehari menelpon (menanyakan) harga daging harga ayam,” kata Amran.
Baca juga: Harga Cabai Rawit Meroket, Amran Mau Bikin Aturan Lindungi Petani
Amran meminta semua pihak jangan sampai membuat Prabowo pusing karena harga bahan pangan. Presiden sudah memiliki urusan yang harus dipikirkan.
Ia berulangkali menekankan betul agar harga komoditas pangan strategis seperti beras, minyak gireng, telur, daging ayam, sampai daging sapi tidak naik meski menjelang hari besar keagamaan.
Semua pihak, terutama para pengusaha harus menjaga komoditas pangan itu dijual sesuai Jarga Wceran Tertinggi (HET).
Amran meminta Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) dari aeluruh Polda dan Kepala Satuan Reserse dan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) seluruh Polres yang menjadi ujung tombak Satgas Pangan menindak pengusaha yang coba-coba menjual di atas HET.
“Yang tanggung jawab Menteri Pertanian. Kalau harus ditukar aku yang tanggung jawab manakala bapak tanda petik ada intervensi. Aku ambil alih tanggung jawab itu. Risikonya pada saya,” tegas Amran.
Pada kesempatan tersebut, Amran mengumpulkan pengudaha berbagai komoditas pangan mulai dari pengggemukan sapi, peternak ayam, sampai pengusaha beras.
Ia meminta komitmen mereka untuk menjaga pasokan dan harga tetap stabil sampai Idul Fitri mendatang.
Menurutnya, stok bahan pangan strategis dalam kondisi surplus sehingga tidak ada alasan menaikkan harga.
“Kalau ada yang menjual di atas HET, cari produsennya. Produsennya, dan bila perlu beri sanksi berat cabut izinnya,” tegas Amran.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan, rata-rata nasional harga daging sapi paha belakang Rp 142.400 per kilogram, daging ayam ras Rp 42.500 per kilogram, dan telur ayam ras Rp 33.000.
Tag: #prabowo #telepon #amran #tiga #kali #sehari #tanya #harga #daging