Setelah OTT KPK, Bagaimana Suasana Kantor Pusat Ditjen Bea Cukai?
Suasana Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta Tiimur terpantau kondusif usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (4/2/2026).
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, suasana kantor DJBC terpantau cukup sepi dan tidak ada aktivitas yang menonjol.
Di pintu gerbang utama tidak terlihat adanya pengamanan ketat. Hanya ada tiga orang petugas keamanan yang sedang berjaga di pos.
Baca juga: Purbaya soal KPK OTT Pejabat Pajak dan Bea Cukai: Itu Shock Therapy!
Ilustrasi logo Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC).Suasana di dalam kawasan kantor pusat DJBC juga hanya terlihat segelintir pegawai DJB yang hendak pulang ke rumah masing-masing.
Salah seorang petugas keamanan membenarkan adanya OTT KPK di Kantor Pusat DJBC.
"Betul," kata seorang petugas keamanan gedung saat dikonfirmasi Kompas.com mengenai OTT KPK tadi siang, Rabu.
Namun dia enggan memberitahukan gedung mana yang diperiksa karena dia mengaku tidak diberitahu informasi mengenai hal tersebut.
Baca juga: KPK OTT soal Bea Cukai dan Pajak, Purbaya: Ya Biar Aja...
"Tadi sih cuma diinfoin kalau ada yang mau datang," ujarnya.
Dia menuturkan, rombongan KPK mendatangi Kantor Pusat DJBC sejak siang sekitar pukul 12.00 WIB. Rombongan KPK pergi sekitar pukul 15.00 WIB.
"Datang dari jam siang antara Zuhur. Durasinya 2-3 jam, jam 3an udah keluar," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea dan Cukai DJBC Kemenkeu Budi Prasetyo menyatakan, pihaknya akan bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan KPK.
Baca juga: DJP Buka Suara soal OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin
"Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung," ujar Budi kepada Kompas.com, Rabu.
Budi enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai OTT KPK siang ini lantaran proses pemeriksaan masih berlangsung.
"Kami masih mengikuti perkembangan lebih lanjut," kata Budi.
Terpisah, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya telah menyita uang miliaran Rupiah dan logam mulia seberat 3 kg dalam rangkaian OTT yang menyasar DJBC.
Baca juga: OTT Pegawai Pajak Guncang DJP, Purbaya Copot dan Rotasi Pejabat Jakarta Utara
“Untuk barang bukti ada uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing dan juga logam mulia. Untuk uang senilai miliaran rupiah,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Budi mengatakan, penyidik juga turut menangkap sejumlah pihak di Lampung dan Jakarta dalam operasi senyap tersebut.
Dia mengatakan, beberapa pihak sudah tiba di Gedung Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan.
Tag: #setelah #bagaimana #suasana #kantor #pusat #ditjen #cukai