Prabowo Inginkan ''Two State Solution'', Bakal Keluar Dewan Perdamaian jika Tak Sejalan
- Mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Alwi Shihab mengungkapkan janji yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto terkait partisipasi Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian.
Alwi mengungkapkan ini selepas dirinya dan para mantan menlu serta wakil menlu lainnya berdiskusi dengan Presiden Prabowo di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (4/2/2026).
"Yang paling penting dalam hal penjelasan beliau itu bahwa Indonesia tidak pernah meninggalkan komitmen terhadap perjuangan Palestina dan tetap menginginkan adanya two-state solution. Itu kalau istilah awamnya adalah 'harga mati', two-state solution," kata Alwi, usai pertemuan, Rabu.
Baca juga: Soal Iuran Dewan Perdamaian, Eks Menlu Hassan: Sumbangan untuk Bantu Palestina
Alwi pun meminta masyarakat Indonesia tidak khawatir dengan pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang tak setuju solusi dua negara (two-state solution).
"Jadi, tidak perlu didengarkan Netanyahu yang mengatakan tidak akan menyetujui adanya two-state solution," kata Alwi.
Alwi mengatakan, Presiden Prabowo juga siap keluar dari Board of Peace jika sudah tidak sejalan dengan tujuan Indonesia.
"Tadi dikatakan kalau Board of Peace ini kelihatan tidak sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia, maka dengan mudah kita bisa keluar," ungkap dia.
Baca juga: Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Trump Usai Konsultasi Erat dengan 7 Negara Muslim
Prabowo juga menegaskan tekadnya untuk membela Palestina lewat Board of Peace.
"Jadi, beliau tekankan kepada masyarakat seluruhnya bahwa keikutsertaan Indonesia tidak lain adalah komitmen untuk membela Palestina dan menginginkan adanya penyelesaian yang adil bagi Palestina," ujar dia.
Tag: #prabowo #inginkan #state #solution #bakal #keluar #dewan #perdamaian #jika #sejalan