IHSG Ditutup Melemah ke Level 8.951, Saham-saham Besar Ikut Tertekan
– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (23/1/2026). IHSG terkoreksi 41,17 poin atau 0,46 persen ke level 8.951,01.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 8.837,83 hingga 9.039,67, dengan level pembukaan di posisi 9.031,49.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi saham tercatat sebanyak 60,48 miliar lembar, dengan frekuensi perdagangan mencapai 3,22 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 16.243 triliun.
Pergerakan saham didominasi pelemahan. Sebanyak 521 saham turun, 200 saham menguat, dan 237 saham lainnya bergerak stagnan.
Performa Sektoral Didominasi Tekanan
Dari sisi sektoral, tekanan paling dalam terjadi pada sektor transportasi yang turun 46,67 poin atau 2,29 persen ke level 1.990,63. Sektor industri menyusul dengan koreksi 35,33 poin atau 1,53 persen ke posisi 2.268,89.
Sektor teknologi juga melemah 57,09 poin atau 0,60 persen ke level 9.424,27. Sektor properti turun 8,94 poin atau 0,70 persen ke posisi 1.261,34, sementara sektor keuangan terkoreksi 6,85 poin atau 0,45 persen ke level 1.530,10.
Sektor barang baku melemah tipis 2,28 poin atau 0,10 persen ke 2.369,47. Adapun sektor non-siklikal berada di level 851,75 dengan perubahan terbatas.
Di sisi lain, sejumlah sektor masih mencatatkan penguatan. Sektor kesehatan naik 13,84 poin atau 0,64 persen ke level 2.170,38. Sektor infrastruktur menguat 4,80 poin atau 0,17 persen ke posisi 2.790,25.
Ilustrasi saham, IHSG. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I Jumat (23/1/2026) ditutup turun.
Saham-saham yang Menguat
Sejumlah saham berkapitalisasi besar mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melonjak 5,96 persen ke harga Rp 8.450, diikuti PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang naik 5,07 persen ke Rp 2.280.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menguat 2,13 persen ke Rp 2.400, sementara PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 1,66 persen ke level Rp 4.290.
Di sektor perbankan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 1,05 persen ke Rp 3.850, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 0,22 persen ke Rp 4.600, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik tipis 0,20 persen ke Rp 4.990.
Saham lain yang turut menguat antara lain PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang naik 3,83 persen ke Rp 6.775, PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGAS) melonjak 5,09 persen ke Rp 2.270, serta PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang naik 0,80 persen ke Rp 3.770.
Saham yang Melemah dan Stagnan
Di sisi lain, tekanan cukup dalam dialami PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang turun 6,19 persen ke Rp 7.200. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terkoreksi 5,82 persen ke Rp 2.590, sementara PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 3,11 persen ke Rp 4.360.
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah 1,32 persen ke Rp 2.250 dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 0,41 persen ke Rp 1.220. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga terkoreksi 2,56 persen ke Rp 6.650.
Adapun sejumlah saham perbankan tercatat stagnan, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang bertahan di level Rp 7.650 dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang tetap di harga Rp 1.230.
Tag: #ihsg #ditutup #melemah #level #8951 #saham #saham #besar #ikut #tertekan