Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Hampir Sentuh Rp 17.000 per Dollar AS
Ilustrasi rupiah. Bank Indonesia memaparkan tren kenaikan uang beredar pada Oktober 2025.(Shutterstock/Travis182)
10:12
20 Januari 2026

Rupiah Dibuka Tertekan Pagi Ini, Hampir Sentuh Rp 17.000 per Dollar AS

Nilai tukar rupiah di kembali melemah pada perdagangan Selasa (20/1/2026).

Rupiah berada di posisi Rp 16.978 per dollar Amerika Serikat (AS), melemah 0,14 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp 16.955 per dollar AS.

Tekanan terhadap rupiah sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang melemah terhadap dollar AS. Won Korea melemah 0,35 persen, dollar Taiwan turun 0,20 persen, baht Thailand dan dollar Singapura masing-masing terdepresiasi 0,05 persen, dollar Hong Kong turun 0,01 persen, dan peso Filipina turun 0,003 persen terhadap dollar AS.

Sedangkan Ringgit Malaysia naik 0,06 persen, yen Jepang menguat 0,04 persen, dan yuan China terapresiasi 0,03 persen terhadap dollar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan rupiah menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS), seiring tekanan yang kembali dialami mata uang Negeri Paman Sam akibat aksi jual obligasi pemerintah AS oleh investor.

Meski demikian, penguatan rupiah diperkirakan bersifat terbatas. Pelaku pasar cenderung bersikap wait and see menjelang pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Dalam kondisi tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan berada pada kisaran Rp 16.900 hingga Rp 17.000 per dollar AS.

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dollar AS yang kembali tertekan oleh aksi jual obligasi AS oleh investor. Namun penguatan diperkirakan terbatas mengingat investor masih wait and see menantikan RDG BI besok. Range Rp 16.900- Rp 17.000,” ujar Lukman kepada Kompas.com.

Di lain sisi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru membuka perdagangan dengan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH), Selasa pagi ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 9.156,189 dan bergerak fluktuatif di awal perdagangan. Hingga beberapa saat setelah pembukaan, indeks tercatat berada di posisi 9.144,78, menguat 10,91 poin atau 0,12 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Pada penutupan Senin kemarin, IHSG menguat 58,46 poin atau 0,64 persen ke posisi 9.133,87. Sepanjang sesi awal hari ini, indeks bergerak di rentang 9.126,84 sebagai level terendah dan 9.169,87 sebagai level tertinggi.

Aktivitas transaksi terpantau cukup ramai dengan volume perdagangan mencapai 7,99 miliar saham dan nilai transaksi sekitar Rp 3,43 triliun, dengan frekuensi transaksi sebanyak 477.338 kali.

Untuk pergerakan saham, 280 saham menguat, 244 saham melemah, dan 174 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pagi ini menyentuh sekitar Rp 16.656,76 triliun.

Tag:  #rupiah #dibuka #tertekan #pagi #hampir #sentuh #17000 #dollar

KOMENTAR