Imbas Banjir, KAI Batalkan 82 Perjalanan KA Jarak Jauh dan 16 Kereta Barang
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta, Kamis (18/12/2025). (KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY)
16:36
18 Januari 2026

Imbas Banjir, KAI Batalkan 82 Perjalanan KA Jarak Jauh dan 16 Kereta Barang

PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) mengumumkan telah membatalkan 82 perjalanan kereta sejak Jumat (16/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, mengatakan, gangguan perjalanan kereta itu terjadi akibat banjir yang turut berdampak pada lintasan jalur kereta api di sejumlah titik di Pulau Jawa.

KAI melaporkan, sejak Jumat hingga Minggu terdapat 593 perjalanan kereta api. Dari jumlah tersebut, sebanyak 82 perjalanan di ataranya dibatalkan dengan rincian 21 Perjalanan pada 16 Januari, 61 perjalanan pada 18 Januari.

“Dalam kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan genangan dan banjir di lintasan maupun emplasemen, KAI mengambil langkah pengamanan maksimal, termasuk pembatalan dan pengaturan perjalanan kereta api,” kata Bobby dalam keterangan resminya, Minggu.

Ribuan tiket kereta jarak jauh dibatalkan

KAI mencatat, hingga Minggu pukul 08.00 WIB, 8.165 tiket kereta api jarak jauh dibatalkan.

Pembatalan diajukan calon penumpang seiring keputusan KAI membatalkan puluhan perjalanan dan merekayasa operasional.

Selain kereta penumpang, KAI juga membatalkan 16 perjalanan kereta barang, termasuk relasi Kalimas Surabaya-Tanjung Priok.

Bobby menjelaskan, gangguan perjalanan ini disebabkan faktor alam dan di luar kendali perusahaan.

Selain pembatalan, banjir juga membuat 76 perjalanan kereta mengalami keterlambatan dengan rata-rata 240 menit.

“Seluruh keputusan ini diambil semata-mata untuk menjaga keselamatan pelanggan dan mencegah risiko yang lebih besar,” ujar Bobby.

Titik Banjir yang Ganggu Perjalanan

Sejumlah titik jalur perlintasan PT KAI terendam banjir pada Minggu (18/1/2026) siang . Kondisi ini membuat PT KAI melakukan pembatalan serta pengalihan arus lalu lintas kereta api.Dokumentasi Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Sejumlah titik jalur perlintasan PT KAI terendam banjir pada Minggu (18/1/2026) siang . Kondisi ini membuat PT KAI melakukan pembatalan serta pengalihan arus lalu lintas kereta api.Berdasarkan pantauan TIm KAI dI lapangan, sejumlah titik lintasan jalur kereta terkena banjir. Imbasnya, operasional kereta api di Daerah Operasional (Daop) 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta terganggu.

Di wilayah Daop 4 Semarang, banjir menggenangi lintasan antara Stasiun Pekalongan dengan Stasiun Sragi di kilometer 88+900 hingga kilometer 89+100. Akibatnya, jalur hulu dan hilir kereta terganggu.

Persoalan itu timbul akibat sungai yang meluap dan tanggul jebol di sekitar jalur kereta, buntut tingginya hujan dengan durasi panjang.

Di titik tersebut, perjalana kereta api di titik tersebut hanya bisa melewati satu jalur hulu di bawah pengamanan ketat.

PT KAI juga menggunakan lokomotif BB304 sembari menunggu lintasan aman.

Menurut Bobby, gangguan pada lintasan Pekalongan-Sragi berawal dari Jumat  dini hari. Saat itu, air mulai menggenangi emplasemen Stasiun Pekalongan dan menutupi jalan.

KAI telah melakukan sejumlah upaya seperti menambah balas dan mengangkat jalur rel.

Namun, hujan deras kembali mengguyur pada malam Jumat malam hingga Sabtu dini hari, membuat Sungai Bremi dan Sungai Meduri meluap sehingga jalur rel kereta terendam hingga 23 sentimeter.

Pada Minggu pagi, kondisi banjir semakin parah setelah tanggul sungai jebol dan menimbulkan titik banjir baru di kilometer 89+100.

Perbaikan yang dilakukan dihadapkan pada hujan dan air pasang dari pesisir utara Jawa.

Banjir ganggu operasional kereta di Daop 1 Jakarta

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2026).KOMPAS.com/Syakirun Ni’am Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2026).Sementara itu, di wilayah Daop 1 Jakarta, KAI melaporkan banjir merendam sejumlah titik operasional mulai emplasemen Stasiun Kampung Bandan, petak jalan Jakarta Kota–Tanjung Priok, emplasemen Jakarta Gudang, emplasemen Jakarta Kota, serta emplasemen Sungai Lagoa.

Hujan yang mengguyur sejak dini hari mengakibatkan ketinggian air di beberapa titik sempat mencapai 10 sentimeter dari kepala rel.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, mengatakan KAI akan mengembalikan biaya pembelian tiket 100 persen kepada pelanggan yang perjalanannya dibatalkan.

Pengembalian itu berlaku dengan sejumlah ketentuan, seperti batas pengajuan maksimal 7 hari setelah tanggal pembatalan.

“Dalam situasi force majeure ini, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen kepada pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Anne.

Tag:  #imbas #banjir #batalkan #perjalanan #jarak #jauh #kereta #barang

KOMENTAR