AI dan Blockchain Masuk ke Ekosistem Industri Film
Ilustrasi blockchain, teknologi blockchain. (PIXABAY/GERD ALTMANN)
16:20
16 Januari 2026

AI dan Blockchain Masuk ke Ekosistem Industri Film

Perkembangan teknologi blockchain mendorong lahirnya berbagai proyek global yang berupaya menghadirkan penggunaan nyata di luar konsep semata.

Di tengah tren tersebut, SHOW Token muncul sebagai salah satu inisiatif yang mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) dan Web3 untuk mendukung industri film.

Dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026), SHOW Token dirancang sebagai penggerak ekosistem sinematik berbasis AI yang bertujuan meningkatkan cara film diciptakan, diproduksi, dan didistribusikan.

Ilustrasi blockchain, teknologi blockchain.PIXABAY/GERD ALTMANN Ilustrasi blockchain, teknologi blockchain.

Dengan menggabungkan tools AI dan infrastruktur blockchain, proyek ini mencoba menjawab tantangan klasik di industri film, mulai dari pendanaan yang tidak efisien, minimnya transparansi, hingga terbatasnya akses bagi kreator baru.

Dalam kerangka tersebut, prinsip blockchain digunakan untuk membangun struktur partisipasi yang lebih terbuka dan terukur.

Kontribusi para kreator dan kontributor dicatat secara transparan, sehingga penyelarasan insentif dapat dilakukan dengan lebih jelas.

Pendekatan ini diposisikan sebagai alternatif terhadap model produksi tradisional yang kerap bergantung pada jaringan tertutup serta proses pendanaan yang panjang dan kompleks.

Peran AI dalam ekosistem ini ditempatkan sebagai pendukung kreativitas. Berbagai tools berbasis AI dirancang untuk membantu alur kerja kreatif, mulai dari tahap perencanaan, proses penyuntingan, hingga pengembangan visual effects.

Dengan menekan kompleksitas teknis, AI memungkinkan kreator lebih fokus pada aspek storytelling, sekaligus menurunkan hambatan produksi bagi sineas baru.

Ilustrasi film, industri film.SHUTTERSTOCK/ZEF ART Ilustrasi film, industri film.

Pendekatan ini sejalan dengan tren global, di mana AI berfungsi sebagai enabler, bukan pengganti kreativitas manusia.

SHOW Token sendiri diposisikan sebagai token utilitas yang menggerakkan akses, partisipasi, dan engagement di dalam ekosistem. Fokus utamanya adalah penggunaan nyata di dalam platform, bukan pada narasi spekulasi jangka pendek.

Token ini digunakan untuk mendukung interaksi antar-pelaku ekosistem, sekaligus menghubungkan berbagai aktivitas kreatif yang berlangsung di dalamnya.

Dalam diskursus global, juga muncul pembahasan mengenai potensi perluasan ekosistem ke berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara.

Indonesia dinilai memiliki ekosistem kreatif yang terus berkembang dan basis talenta yang kuat di sektor film serta ekonomi kreatif.

Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait ekspansi, arah pengembangan SHOW Token dinilai membuka peluang bagi keterlibatan kreator dan komunitas Indonesia pada tahap selanjutnya.

Transformasi industri film berbasis AI dan blockchain saat ini masih berada pada tahap awal.

Namun, pemanfaatan teknologi sebagai alat untuk memperluas akses, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat transparansi mulai memperlihatkan arah perubahan dalam lanskap industri film global.

Tag:  #blockchain #masuk #ekosistem #industri #film

KOMENTAR