Kementan Perlu Tambahan Rp 5,1 Triliun untuk Pulihkan Sawah-Ternak di Sumatera
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman di Pelabuhan Tanjung Mas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (10/1/2026).(KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf)
16:40
14 Januari 2026

Kementan Perlu Tambahan Rp 5,1 Triliun untuk Pulihkan Sawah-Ternak di Sumatera

- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, menyebut butuh tambahan anggaran Rp 5,1 triliun untuk memulihkan sektor pertanian hingga peternakan di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Tambahan anggaran itu Amran usulkan dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI terkait pemulihan pascabencana Sumatera di sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.

Amran menjelaskan, tambahan anggaran tersebut di luar anggaran reguler yang ditetapkan sejak tahun sebelumnya dan akan dioptimalkan.

“Kami memperkirakan kebutuhan anggaran untuk membantu pemulihan di tiga provinsi terdampak tersebut memerlukan anggaran tambahan Rp 5,1 triliun,” kata Amran di Ruang rapat Komisi IV DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Amran menjelaskan, tambahan anggaran Rp 5,1 triliun akan digunakan untuk tambahan rehabilitasi atau pemulihan sawah rusak Rp 3,4 triliun; kawasan parkebunan Rp 456,4 miliar; bantuan benih hortikultura Rp 19,1 miliar.

Lalu, pakan ternak Rp 262,8 miliar; sarana prasarana 674,7 miliar; rehab bangunan dan sarana penunjang lainnya 291 miliar.

“Untuk itu pada kesempatan ini kami mohon dukungan dari pimpinan anggota komisi IV DPR RI untuk mendukung adanya alokasi tambahan anggaran,” tutur Amran.

Sementara, dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 atau anggaran reguler, Kementerian Pertanian menganggarkan pemulihan pasca bencana Rp 1,49 triliun.

Rinciannya, pemulihan lahan sawah ringan dna sedang serta irigasi Rp 736,21 miliar; bantuan benih tanaman langan Rp 68,6 miliar.

Lalu, rehabilitasi kawasan perkebunan Rp 50,46 miliar; penyediaan alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta pupuk Rp 641,25 miliar.

“Alokasi bantuan-bantuan tersebut kami prioritaskan pada wilayah-wilayah yang paling terdampak di ketiga privinsi khususnya lahan sawah rusak ringan sedang,” kata dia.

Lapor Sawah-Kebun Rusak

Pada kesempatan itu, Amran juga melaporkan 107,4 ribu hektar sawah yang rusak alibat banjir bandmag dan tanah longsor di Sumatera.

Rinciannya, sawah rusak ringan mencapai 56,1 ribu hektare, rusak sedang mencapai 22,2 ribu hektare, dan rusak berat 29,1 ribu hektare.

Dari seluruh luasan lahan terdampak, sebanyak 44,6 ribu hektare areal tanam padi dan jagung gagal panen.

Kemudian, kerusakan lahan kopi, kakao, kelapa dalam dan komiditas lain si kuar kelapa sawit mencapai 29,3 ribu hektare; lahan hortikultura sayuran, buah, dan tanaman obat 1.800 hektare.

Sementara, di sektor peternakan sebanyak 820.000 ekor sapi, kambing, kerbau, domba, dan unggas.

Sebanyak 58 rumah pemotongan hewan (RPH), 2.300 unit alsontan rusak, 74 BPP rusak, 3 unit bendungan, 152 kilometer irigasi, dan 820 jalan produksi rusak.

Tag:  #kementan #perlu #tambahan #triliun #untuk #pulihkan #sawah #ternak #sumatera

KOMENTAR