IHSG Cetak Rekor ATH, Naik 0,92 Persen ke Level 9.030
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) pada perdagangan Rabu (14/1/2026). Indeks naik 82,60 poin atau 0,92 persen ke level 9.030,90.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sejak pembukaan, IHSG bergerak di zona hijau. Indeks dibuka di level 9.007,05 dan terus menguat hingga mencatatkan level tertinggi harian di 9.033,43. Sementara posisi terendah di 8.979,60.
Aktivitas perdagangan saham terpantau ramai. Total volume transaksi mencapai 29,53 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,01 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1,49 juta kali.
Penguatan IHSG ditopang oleh dominasi saham-saham yang bergerak naik. Sebanyak 403 saham menguat, sementara 244 saham melemah dan 152 saham bergerak stagnan. Adapun kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia menyentuh Rp 16.442 triliun.
IHSG memang diproyeksi berpeluang menguji level 9,032-9,100 pada perdagangan Rabu ini, setelah indeks menguat 0,72 persen ke posisi 8.948 pada penutupan perdagangan Selasa kemarin.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG saat ini berada pada fase awal wave iii dari wave (v) dalam struktur wave [iii], sehingga membuka ruang bagi IHSG untuk menguji area resistance di kisaran 9.032-9.100.
“Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (v) dari wave [iii], sehingga IHSG masih berpeluang menguat menguji 9,032-9,100,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.
Namun, pelaku pasar tetap perlu mencermati area resistance di sekitar 8.996-9.034. Sementara area support 8.839-8.806.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memperkirakan IHSG IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 8.760-9.000.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas.
Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.