RDMP Balikpapan Diresmikan, FSPPB Yakin Swasembada Energi Bisa Terwujub Dengan Integrasi Pertamina
— Pemerintah telah meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Peresmian dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menilai, RDMP Balikpapan menjadi momentum strategis untuk mengembalikan Pertamina sebagai perusahaan energi nasional yang terintegrasi penuh dari hulu hingga hilir. integrasi ini menjadi kunci mewujudkan swasembada energi.
Proyek RDMP Balikpapan dengan nilai investasi sekitar USD 7,4 miliar ini secara signifikan meningkatkan kapasitas Kilang Balikpapan dari 260 ribu barel per hari (bph) menjadi 360 ribu bph. Peningkatan kapasitas ini memperkuat struktur industri pengolahan nasional yang terhubung langsung dengan sektor hulu, hilir, serta industri petrokimia.
"Pertamina harus menjadi sokoguru dalam mewujudkan swasembada energi nasional," ujar Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius.
FSPPB menilai, swasembada nasional bisa diwujudkan bila Pertamina menjadi terintegrasi penuh dari hulu ke hilir. Oleh karena itu, FSPPB meminta agar Pertamina disatukan kembali dari bentuk holding-subholding menjadi bentuk terintegrasi dalam struktur satu kesatuan National Oil Company (NOC) yang solid di bawah kepemimpinan langsung Presiden Prabowo Subianto.
"RDMP Balikpapan membuktikan bahwa integrasi bukan sekadar konsep, tetapi kebutuhan strategis bangsa. Infrastruktur energi terintegrasi hanya akan optimal jika dikelola oleh Pertamina yang terintegrasi secara utuh, dengan arah kebijakan tunggal di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia," kata Presiden FSPPB Arie Gumilar.
FSPPB menyatakan akan terus memperjuangan reintegrasi Pertamina dari hulu ke hilir. Langkah ini diyakini bisa membuat target swasembada energi nasional bisa terealisasi.
Tag: #rdmp #balikpapan #diresmikan #fsppb #yakin #swasembada #energi #bisa #terwujub #dengan #integrasi #pertamina