Walmart Kolaborasi dengan Gemini AI Permudah Konsumen Belanja
– Walmart dan Google mengumumkan kerja sama untuk mempermudah konsumen menemukan dan membeli produk melalui asisten kecerdasan buatan (AI) Google Gemini.
Melalui kolaborasi ini, konsumen nantinya dapat menggunakan Gemini untuk mencari dan membeli produk dari Walmart serta Sam’s Club dengan lebih mudah.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh CEO Walmart yang akan datang, John Furner, dan CEO Google Sundar Pichai dalam ajang National Retail Federation’s Big Show di Javits Center, New York City, Minggu (11/1/2026).
Fitur Belanja Dimulai dari AS
Dikutip dari CNBC, Senin (12/1/2026), kedua perusahaan belum mengungkapkan waktu peluncuran fitur maupun rincian kerja sama finansial.
Walmart menyebutkan, layanan tersebut akan diluncurkan lebih dulu di Amerika Serikat (AS) sebelum diperluas ke pasar internasional.
Kerja sama dengan Google ini memperkuat upaya Walmart untuk menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin memanfaatkan chatbot AI untuk menghemat waktu atau mencari inspirasi belanja.
Sebelumnya Gandeng ChatGPT
Pada Oktober 2025 lalu, Walmart juga menjalin kerja sama dengan pesaing Gemini, OpenAI melalui ChatGPT. Melalui fitur “Instant Checkout”, konsumen dapat membeli produk tanpa harus keluar dari chatbot AI.
OpenAI telah meluncurkan fitur tersebut bersama Walmart dan menjalin kerja sama serupa dengan sejumlah peritel lain, termasuk Etsy serta beberapa merchant Shopify seperti Skims, Vuori, dan Spanx.
Selain itu, Walmart juga memiliki chatbot AI internal bernama Sparky, asisten berikon wajah senyum berwarna kuning yang tersedia di aplikasi Walmart.
Peran AI dalam Strategi Ritel Walmart
Furner mengatakan peralihan dari pencarian tradisional ke perdagangan berbasis agen AI menjadi evolusi besar berikutnya dalam industri ritel.
“Transisi dari pencarian web atau aplikasi tradisional ke perdagangan berbasis agen merupakan evolusi besar berikutnya dalam ritel. Kami tidak hanya menyaksikan perubahan ini, tetapi ikut mendorongnya,” kata Furner dalam keterangan resmi.
Dalam paparannya di panggung, Furner, yang akan resmi menjabat CEO Walmart pada 1 Februari mendatang, menyebut perusahaan tengah “menulis ulang aturan ritel” dengan memanfaatkan AI untuk mempersempit jarak antara keinginan dan kepemilikan barang.
Google Sebut AI Bersifat Transformatif
Pichai menyampaikan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini dan menyebut adopsi AI sebagai momen yang bersifat transformatif.
Bagi Walmart, perubahan kebiasaan belanja konsumen—termasuk pencarian yang dimulai dari chatbot AI alih-alih aplikasi atau situs resmi—turut membentuk ulang strategi digital perusahaan.
Chief Ecommerce Officer Walmart AS, David Guggina, mengatakan AI berbasis agen membantu Walmart menjangkau konsumen lebih awal dalam perjalanan belanja mereka.
“Seiring waktu, agen-agen ini akan memudahkan konsumen menemukan apa yang mereka butuhkan, inginkan, dan sukai,” ujar Guggina.
Dampak AI bagi Tenaga Kerja
Para pimpinan Walmart juga kerap menyoroti dampak AI terhadap tenaga kerja dan perubahan peran karyawan. Pernyataan ini menjadi perhatian mengingat Walmart merupakan perusahaan swasta dengan jumlah karyawan terbesar di Amerika Serikat.
CEO Walmart yang akan pensiun, Doug McMillon, sebelumnya menyatakan bahwa AI akan membawa perubahan besar di dunia kerja.
“Sudah sangat jelas bahwa AI akan mengubah hampir setiap pekerjaan,” kata McMillon.
Tag: #walmart #kolaborasi #dengan #gemini #permudah #konsumen #belanja