KAI Group Layani 27 Juta Pelanggan Selama Nataru 2025/2026, Konektivitas Antarmoda Jadi Kunci Kelancaran
– PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI beserta seluruh entitas KAI Group mencatatkan performa gemilang sepanjang periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Tercatat, sebanyak 27.256.397 pelanggan berhasil dilayani dalam kurun waktu 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Direktur Utama (Dirut) KAI Bobby Rasyidin menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan peran perkeretaapian sebagai penghubung utama mobilitas masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas perjalanan akhir tahun.
“Selama masa Nataru, KAI Group berupaya memastikan perjalanan masyarakat tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (5/1/2026).
Bobby mengatakan, keterhubungan layanan antarkota dan antarmoda juga membantu menjaga kelancaran perjalanan keluarga, aktivitas sosial, serta pergerakan ekonomi di berbagai wilayah.
“Kereta api hadir sebagai penghubung berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan antarkota, mobilitas perkotaan, hingga konektivitas menuju bandara dan destinasi wisata,” jelasnya.
Bobby pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dan pemangku kepentingan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus menggunakan layanan KAI Group selama masa Nataru 2025/2026,” ucapnya.
Bobby menegaskan, kepercayaan masyarakat menjadi semangat bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan transportasi publik yang memberi manfaat luas bagi Indonesia.
Pelayanan KAI selama Nataru 2025/2026
Selama Nataru 2025/2026, layanan kereta api jarak jauh (KAJJ) dan lokal yang dikelola KAI telah melayani 4.179.095 pelanggan.
Pada segmen perkotaan, KAI Commuter melalui Commuter Line Jabodetabek, Area II Bandung, Area VI Yogyakarta, dan Area VIII Surabaya melayani 20.611.818 pelanggan.
Segmen tersebut pun menjadi penopang utama mobilitas harian masyarakat di kawasan aglomerasi.
Kemudian, konektivitas antarmoda tercermin melalui layanan KAI Bandara yang melayani Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) serta KA Srilelawangsa yang terhubung langsung dengan Bandara Kualanamu, dengan total 411.955 pelanggan selama periode Nataru.
Pada layanan transportasi perkotaan, Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) melayani 1.321.733 pelanggan.
Sementara itu, LRT Sumatera Selatan (Sumsel) melayani 321.105 pelanggan sehingga memperkuat keterhubungan mobilitas masyarakat di kawasan urban.
Pada layanan berbasis pengalaman perjalanan, KAI Wisata melalui kereta panoramic dan kereta wisata melayani 24.460 pelanggan.
Kereta cepat Whoosh melayani 362.979 pelanggan yang mempercepat konektivitas Jakarta–Bandung selama periode libur.
Di Sulawesi Selatan (Sulsel), KA Makassar–Parepare melayani 23.252 pelanggan, yang menunjukkan peran kereta api dalam membuka akses dan memperlancar mobilitas wisata regional.
Mendorong roda ekonomi dan wisata
Bobby menegaskan, kelancaran layanan selama Nataru turut memberi dampak bagi sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Perjalanan yang terjaga mendorong pergerakan wisatawan, mendukung usaha lokal, serta memperkuat konektivitas antardaerah yang menjadi bagian dari denyut perekonomian nasional.
Sejalan dengan arah pengembangan perusahaan, KAI terus memperkuat perannya sebagai penghubung mobilitas dan distribusi yang terintegrasi.
Keterpaduan layanan penumpang, angkutan barang, dan pemanfaatan teknologi diarahkan untuk memastikan perjalanan dan pergerakan logistik berjalan lebih efisien, mudah diakses, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan pengalaman operasional yang terus berkembang dan layanan yang semakin beragam, KAI berfokus pada penguatan keandalan, efisiensi, dan kualitas pelayanan.
Pengembangan infrastruktur serta sumber daya manusia (SDM) dilakukan secara berkelanjutan agar layanan perkeretaapian mampu menjawab dinamika kebutuhan mobilitas dan distribusi nasional.
Bobby menegaskan, KAI membangun kualitas layanan dari konsistensi dan kepercayaan.
“Setiap perjalanan yang lancar, tepat waktu, dan aman adalah bagian dari upaya KAI untuk menghadirkan sistem transportasi yang semakin terhubung dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Tag: #group #layani #juta #pelanggan #selama #nataru #20252026 #konektivitas #antarmoda #jadi #kunci #kelancaran